
Studi tahun 2016 dalam Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa narsistik cenderung melakukan intrusi obsesif dalam hubungan, termasuk stalking setelah ditolak atau diputuskan.
Mereka melihat teman atau pasangan sebagai perpanjangan diri. Karena itu, mereka sulit melepaskan hubungan dengan cara yang sehat dan sering menggunakan perhatian atau hadiah sebagai alat manipulasi.
Psikolog Alexander Burgemeester mengungkapkan, tindakan mereka yang tampak baik hati justru dapat membuat orang lain merasa bergantung.
- Menghabiskan Waktu Lama di Kamar Mandi
Individu dengan sifat narsistik sering menghabiskan waktu lama di kamar mandi. Aktivitas ini bisa berupa menyendiri untuk scrolling media sosial, merawat diri secara berlebihan, atau bahkan konsumsi pornografi.
Studi tahun 2014 di Journal of Sex and Marital Therapy menemukan bahwa orang dengan sifat narsistik memiliki dorongan seksual tinggi dan lebih rentan terhadap konsumsi pornografi.
Menurut penulis studi, Dr. Thomas Kasper, pornografi dapat memperkuat kecenderungan narsistik karena berfokus pada kenikmatan diri semata dan mengobjektifikasi tubuh manusia.
Tidak Semua Ciri Ini Berarti NPD
Penting untuk diingat bahwa memiliki satu atau beberapa perilaku di atas tidak serta-merta membuat seseorang menderita NPD. Diagnosis gangguan kepribadian hanya dapat ditegakkan melalui evaluasi profesional oleh psikiater atau psikolog klinis.
Namun, memahami tanda-tanda ini dapat membantu kita mengenali perilaku yang tidak sehat dan mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan mental diri sendiri maupun orang lain di sekitar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















