
Niat puasa dapat dibaca pada malam hari atau di pagi hari sebelum zawal (tergelincirnya matahari), selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
Lafal niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضُ سُنَةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bidh sunnatan lillâhi ta’âlâ.
Artinya:
“Saya niat puasa pada hari-hari putih (Ayyamul Bidh), sunnah karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh karena berbagai keutamaannya. Di antaranya:
- Pahalanya Seperti Puasa Sepanjang Tahun
Setiap amal kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh kali lipat. Dengan demikian, puasa tiga hari bernilai seperti puasa tiga puluh hari. Jika dikerjakan setiap bulan, maka seseorang mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun penuh.
“Barang siapa berpuasa setiap bulan sebanyak tiga hari, itulah shiyamud dahr (puasa sepanjang tahun).”
(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)
- Mendapatkan Balasan Langsung dari Allah SWT
Dalam hadits qudsi disebutkan:
“Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Ini menunjukkan tingginya nilai puasa di sisi Allah, termasuk puasa sunnah seperti Ayyamul Bidh.
Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan ringan namun memiliki keutamaan besar. Desember 2025 menjadi waktu yang tepat untuk kembali melaksanakannya dan meraih pahala berlipat ganda.
Dengan mengikuti sunnah Rasulullah SAW, puasa ini dapat menjadi sarana tazkiyatun nafs (penyucian jiwa) sekaligus bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Jika Anda ingin dibuatkan versi ringkas untuk poster, caption media sosial, atau infografis jadwalnya, saya siap membantu.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















