
Mengapa Ada Anggapan Minum Setelah Makan Menyebabkan Masalah?
Secara umum, tidak ada larangan medis untuk minum setelah makan. Namun pada sebagian kondisi, minum terlalu banyak atau terlalu cepat setelah makan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, misalnya bagi penderita:
- GERD (gastroesophageal reflux disease)
Lambung terasa cepat penuh, memicu mual dan naiknya asam lambung. - Sering merasa begah dan kembung
Terlalu banyak cairan dapat memberikan sensasi penuh pada lambung. - Gangguan jantung, ginjal, atau hati
Beberapa kondisi kesehatan mengharuskan penderitanya membatasi asupan cairan.
Jika Anda memiliki masalah tersebut, memberi jeda sekitar 15–30 menit setelah makan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi sistem pencernaan.
Jadi, Bolehkah Minum Setelah Makan?
Jawabannya: boleh dan aman, bahkan menguntungkan bagi pencernaan selama tidak ada keluhan medis tertentu. Minum setelah makan membantu tubuh tetap terhidrasi dan mendukung fungsi organ pencernaan.
Namun, bagi yang memiliki gangguan pencernaan atau kondisi kesehatan khusus, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pola minum dan makan yang paling tepat.
Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah bagian penting dari kesehatan. Selama tubuh terasa nyaman, Anda bebas minum setelah makan tanpa perlu khawatir.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















