5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Wadah Plastik

Wadah Plastik
5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Wadah Plastik. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Banyak orang mengandalkan wadah plastik untuk menyimpan makanan—baik makanan sisa maupun bahan masakan yang belum digunakan. Selain praktis, plastik dianggap membantu menjaga makanan tetap awet dan mengurangi sampah.

Namun, tidak semua makanan aman disimpan di wadah plastik. Beberapa jenis makanan justru dapat merusak kualitas wadah atau berisiko terkontaminasi zat kimia berbahaya dari plastik.

Para ahli mengingatkan bahwa pemilihan wadah penyimpanan sangat penting untuk menjaga keamanan dan kualitas makanan.

Berikut lima makanan yang tidak dianjurkan disimpan dalam wadah plastik, dikutip dari Eating Well.

  1. Makanan Panas

Menyimpan makanan yang baru matang atau masih panas di dalam wadah plastik adalah kebiasaan yang harus dihindari.

Suhu panas dapat membuat komponen plastik terurai dan melepaskan zat seperti BPA (bisphenol A) atau ftalat ke dalam makanan. Kedua zat ini dikenal dapat mengganggu sistem hormon manusia.

Lebih aman: gunakan wadah kaca atau stainless steel. Jika hanya tersedia plastik, biarkan makanan dingin terlebih dahulu sebelum dimasukkan.

  1. Saus Tomat dan Makanan Asam
BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Saus berbahan dasar tomat, seperti saus bolognese, tidak disarankan disimpan dalam wadah plastik.

Kandungan asamnya dapat membuat plastik menguning dan menyerap noda yang sulit dibersihkan. Selain itu, makanan asam dapat mempercepat pelepasan bahan kimia atau mikroplastik dari wadah.

Hal yang sama berlaku untuk makanan asam lainnya, seperti jeruk atau acar.

Solusi yang disarankan: simpan dalam wadah kaca atau keramik.

  1. Bawang

Pernah bertanya mengapa bawang dijual dalam jaring, bukan dalam wadah tertutup? Bawang cenderung cepat membusuk jika disimpan dalam wadah plastik yang tertutup rapat.

Kelembapan yang terperangkap dalam plastik dapat memicu tumbuhnya jamur dan menyebabkan bawang membusuk lebih cepat.

Cara yang benar: simpan bawang di tempat sejuk, gelap, dan kering dengan sirkulasi udara yang baik.

  1. Sayuran Hijau

Banyak orang memasukkan sayuran hijau ke wadah plastik rapat sebagai bagian dari meal prep. Padahal, kondisi lembap di wadah tertutup bisa membuat sayuran cepat layu dan busuk.

Untuk menjaga kesegarannya, bungkus sayuran menggunakan tisu bersih sebelum memasukkannya ke wadah. Tisu akan menyerap kelembapan berlebih sehingga sayuran tidak cepat rusak.

BACA JUGA :  Bolehkah Penderita Darah Tinggi Makan Ikan Asin? Ini Penjelasan dan Pola Makan yang Tepat

Tips: ganti tisu bila sudah terlalu lembap.

  1. Herbal Segar

Herbal segar seperti daun bawang, basil, dan seledri tidak cocok disimpan dalam kantung plastik biasa. Jika dibiarkan terlalu lama, herbal akan menjadi berlendir dan kehilangan aromanya.

Cara penyimpanan terbaik:

Perlakukan herbal seperti bunga. Masukkan batang herbal ke dalam gelas atau toples berisi sedikit air, potong ujung batang sekitar 1,25 cm, tutup bagian atas dengan kantung plastik longgar, lalu simpan di lemari es. Cara ini menjaga kesegaran dan kelembapannya lebih lama.

Wadah plastik memang praktis, tetapi tidak selalu cocok untuk semua jenis makanan. Beberapa makanan tertentu lebih baik disimpan dalam wadah kaca atau menggunakan metode penyimpanan yang berbeda agar kualitasnya tetap terjaga dan terhindar dari bahaya bahan kimia.

Dengan memahami kebiasaan penyimpanan yang tepat, Anda dapat menjaga makanan tetap aman, segar, dan sehat untuk dikonsumsi. Semoga bermanfaat!

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================