
Rudy menegaskan bahwa pemerintah juga akan mengoptimalkan kembali Desa Tanggap Bencana (Destana) sebagai garda terdepan penanganan bencana berbasis masyarakat.
“Gerakan Destana akan kita massifkan kembali. Kami juga menyiapkan berbagai peralatan, termasuk perahu karet yang jumlahnya masih terbatas,” tuturnya.
Penguatan peralatan serta pelatihan ulang masyarakat desa dinilai penting untuk memastikan kesiapan warga saat menghadapi bencana.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bogor masih akan terus terjadi dalam beberapa pekan ke depan.
“Cuaca ekstrem sampai bulan Januari menurut BMKG. Semoga kita bisa melewati ini dengan baik,” ujarnya.
Dengan penetapan status siaga bencana serta penguatan koordinasi lintas sektor, Pemkab Bogor berharap mampu menjaga keselamatan warga sekaligus meminimalkan potensi kerugian akibat bencana.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : BogorUpdate.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















