
Director of Sustainability PT Djarum, Jemmy Chayadi, menyoroti pentingnya sinergi. “Inilah saatnya kita mengaktifkan kekuatan ‘Gotong Royong’. Temuan pada laporan, harapannya dapat digunakan sebagai basis bagi strategi konservasi yang lebih terarah,” kata Jemmy.
Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan komitmen, turut diselenggarakan Pameran Konservasi Spesies Penting Jawa-Bali di Halaman Parkir Botani Square Mall, Kota Bogor, pada 11-12 Desember 2025.
Menurut Communication Manager Burung Indonesia, Muhammad Meisa, pameran yang diikuti 17 UPT Ditjen KSDAE dan 13 mitra konservasi ini bersifat edukatif dan interaktif.
“Acara ini memperkenalkan kekayaan spesies penting seperti owa jawa, badak jawa, banteng jawa, hingga jalak bali, serta menyajikan pameran fotografi elang dan talkshow konservasi,” tuturnya.
Pasca rangkaian kegiatan ini, penyusunan dokumen SRAK Elang Jawa 2026-2035 akan dilanjutkan pada semester pertama tahun 2026, memastikan strategi konservasi Sang Garuda tetap menjadi prioritas nasional.*
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















