Buku Sejarah Indonesia Terbaru Bahas Masuknya Islam Sejak Abad ke-7

Buku Sejarah Indonesia
Buku Sejarah Indonesia Terbaru Bahas Masuknya Islam Sejak Abad ke-7. (Foto: Instagram Museum Al-Quran Sumut)

BOGORTODAY.COM Buku Sejarah Indonesia terbaru akan menghadirkan perspektif baru mengenai proses masuknya Islam ke Nusantara.

Topik ini akan dibahas secara khusus dalam jilid ketiga, dengan penekanan pada temuan-temuan arkeologis mutakhir yang menunjukkan bahwa kontak Islam dengan Indonesia telah terjadi jauh lebih awal dari yang selama ini diajarkan di buku pelajaran.

Editor jilid ketiga buku Sejarah Indonesia, Prof. Dr. R. Cecep Eka Permana, M.Si., menjelaskan bahwa buku tersebut akan mengulas masuknya kebudayaan dari Timur Tengah ke Indonesia yang bermula dari hubungan dagang.

Interaksi tersebut tidak hanya melibatkan pertukaran komoditas, tetapi juga budaya, sistem sosial, dan pengenalan agama.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Berbeda dari narasi umum yang menyebut Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13 hingga ke-15, buku ini akan menampilkan hasil penelitian terbaru yang menunjukkan adanya landasan masuknya Islam sejak abad ke-7 Masehi atau abad pertama Hijriah.

“Selama ini kita beranggapan bahwa masuknya agama Islam di berbagai buku-buku pelajaran terjadi pada abad ke-13 sampai ke-15. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa di daerah Bongal, misalnya, banyak ditemukan bukti-bukti yang menunjukkan hubungan dengan Timur Tengah sejak abad ke-7,” ujar Cecep saat peluncuran buku di Jakarta, dikutip dari kanal YouTube Kementerian Kebudayaan, Minggu (14/12/2025).

Ia menambahkan, temuan-temuan tersebut memperlihatkan perkembangan politik, religi, dan kehidupan sosial masyarakat yang kemudian semakin kuat berlandaskan Islam. Menurutnya, perubahan besar dalam kebudayaan tidak mungkin terjadi tanpa fondasi yang matang dan proses yang panjang.

BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

“Tidak serta-merta suatu perubahan kebudayaan itu hadir tanpa landasan yang kuat. Di Sumatra, misalnya, hubungan dagang menjadi basis penting sebelum agama itu berkembang lebih luas,” ungkap Guru Besar Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia tersebut.

Situs Bongal dan Narasi Baru Sejarah Islam

Sebelumnya, Situs Bongal yang terletak di Desa Jagojago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, menarik perhatian para arkeolog.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================