
Selain itu, doa ini menjadi wasilah untuk dijauhkan dari berbagai kesulitan hidup, penderitaan, serta membantu menjaga diri dari perbuatan sia-sia dan dosa.
Waktu dan Anjuran Membaca Doa
Doa kebaikan dunia dan akhirat dapat diamalkan oleh siapa saja dan di mana saja. Dianjurkan untuk membacanya secara rutin, terutama setelah menunaikan ibadah, seperti seusai shalat dan ibadah lainnya.
Berkaitan dengan ayat Al-Qur’an tersebut, Allah SWT juga menganjurkan doa ini dibaca saat melaksanakan ibadah haji, khususnya di tempat-tempat yang dikenal mustajab untuk berdoa, seperti Mina, Muzdalifah, Raudhah, dan di sekitar Ka’bah.
Doa Tambahan Memohon Kebaikan Dunia, Agama, dan Akhirat
Selain doa sapu jagat, terdapat doa lain yang juga diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon kebaikan secara menyeluruh:
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي إِلَيْهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍ
Artinya: “Ya Allah, perbaikilah agamaku yang merupakan penjaga urusanku, perbaikilah duniaku yang menjadi tempat kehidupanku, perbaikilah akhiratku yang kepadanya aku akan kembali. Jadikanlah hidupku sebagai tambahan kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai ketenangan dari segala keburukan.”
Hadits dari Abu Hurairah RA yang diriwayatkan oleh Muslim menegaskan bahwa doa ini juga menjadi kebiasaan Rasulullah SAW dalam memohon keseimbangan hidup dunia dan akhirat.
Makna dan Keutamaan Doa Kebaikan Dunia Akhirat
Dikutip dari buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, doa kebaikan dunia dan akhirat mengandung ajaran mendalam tentang konsep kebahagiaan seorang Muslim. Kebahagiaan sejati tidak hanya terletak pada kecukupan duniawi, tetapi juga pada keselamatan agama dan kebahagiaan akhirat.
Kebaikan dunia mencakup kesehatan, rezeki halal, ilmu yang bermanfaat, dan ketenteraman hidup. Sementara kebaikan akhirat meliputi ampunan dosa, perlindungan dari azab Allah SWT, serta dimasukkan ke dalam surga-Nya.
Para ulama menyebut doa ini sebagai doa yang bersifat jāmi’ atau menyeluruh, karena mencakup kebaikan lahir dan batin, dunia dan akhirat, yang bersifat sementara maupun kekal.
Oleh karena itu, doa kebaikan dunia dan akhirat sangat dianjurkan untuk dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari agar seorang Muslim mampu menjalani hidup dengan seimbang, penuh keberkahan di dunia, dan meraih keselamatan serta kebahagiaan di akhirat.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















