IKLAN SEKOLAH HARUS DIIKUTI DENGAN BRANDING SEKOLAH

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

JAMAN sekarang ini kita tidak bisa lepas dari iklan, semua bidang kehidupan butuh iklan, agar usaha kita baik barang atau jasa tetap eksis dan berkembang dengan pesat. Apalagi pada era digital ini, iklan ada di media sosial (medsos) dengan begitu gencarnya.

Di medsos ada iklan yang positif maupun iklan yang negatif, apa itu iklan negatif ? iklan negatif adalah iklan yang bersifat haram dan maksiat, seperti iklan judi online (judol), prostitusi online, penipuan dan lain-lain.

Maksiat saja diiklankan dengan baik dan masif, apalagi sekolah harus juga diiklankan dengan  lebih baik dan kreatif lagi.

Pengertian dari iklan adalah pesan persuasif yang dikomunikasikan melalui media untuk membujuk, mendorong, atau memengaruhi publik agar tertarik dan membeli produk, jasa, atau gagasan yang ditawarkan, sering kali menampilkan keunggulan atau keuntungan dengan perpaduan kata, gambar, dan suara agar menarik perhatian dan memicu tindakan konsumen.

BACA JUGA :  Waspadai! Ini 7 Tanda Diabetes pada Pria yang Kerap Dianggap Sepele

Tapi ada kekurangan dari iklan, yaitu kadang iklan tidak jujur, direkayasa, dipoles sana-sini agar kelihatan lebih bagus dan keren.

Atau sering orang berkata dalam beriklan “Tidak ada kecap yang nomor dua, yang ada kecap ya nomor satu” kata-kata ini sudah sangat terkenal di masyarakat Indonesia.

Bahkan yang ngeri ada iklan yang nekat menipu, berarti iklannya sudah termasuk kejahatan, wah ini yang berbahaya bro.

Nah agar iklan sekolah berhasli dengan sukses, maka harus diikuti dengan branding sekolah. Apa itu branding sekolah ? Branding sekolah adalah proses strategis membangun citra, identitas, dan reputasi positif sekolah agar unik, dikenal, dan disukai oleh masyarakat, terutama calon siswa dan orang tua, melalui nilai, budaya, prestasi, serta pengalaman belajar yang konsisten untuk menciptakan persepsi yang kuat dan membedakannya dari sekolah lain.

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Fakta Kematian Mahasiswa Asal Ciseeng

Jelas berbeda antara iklan dengan branding, perbedaan utama antara iklan dengan branding adalah branding membangun identitas dan hubungan emosional jangka panjang (keunikan, keunggulan, prestasi dan ciri khas sekolah kita), sementara iklan adalah alat taktis jangka pendek untuk mempromosikan produk/layanan tertentu dengan tujuan penjualan langsung, keduanya bekerja sama untuk membangun merek yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan kata lain, iklan sekolah itu hanya pemoles, seperti alat kecantikan untuk mempercantik penampilan sekolah kita, sedang branding sekolah adalah ciri dan akhlak yang baik dari sekolah kita.

Maka ada branding sekolah school of talent, sekolah para juara, sekolah rumah kedua kita, sekolah calon pemimpin, sekolah berbasis IT dan kebangsaan dan lain-lain.

Ayo sekarang sekolah untuk membentuk branding sekolah dan iklan sekolah  yang baik dan sesuai dengan kondisi nyata sekolah kita. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================