
“Jadi itu himbauan untuk parcel nantinya. Supaya jangan tergiur karena mau dapat untung banyak, akhirnya cuci gudang terus ini dilakukan jualan besar-besaran. Kan kasihan orang yang akan menerima. Yang jelas pemerintah akan bertindak kalau itu dilakukan,” tegasnya.
Sebagai langkah pencegahan, BPOM saat ini juga tengah melakukan intensifikasi pengawasan produk pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Pengawasan tersebut dilakukan melalui unit pelaksana teknis BPOM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan produk pangan yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan mutu, sehingga masyarakat dapat merayakan Nataru dengan lebih tenang.
Taruna pun mengimbau masyarakat untuk lebih cermat saat menerima atau membeli parcel makanan. Ia mengingatkan agar tidak mudah tergiur promosi yang tidak jelas dan selalu menerapkan prinsip CEK KLIK.
“Masyarakat yang akan menerima parcel atau akan menggunakan makanan ini harus hati-hati. Jangan tergiur oleh macam-macam promosi yang tidak jelas. Kita imbau supaya CEK KLIK itu, cek kemasan, cek izin edar, kemudian cek label dan cek kedaluwarsa,” pungkasnya.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















