Kemdiktisaintek Kerahkan 2.500 Dokter dan Nakes untuk Tangani Bencana di Sumatera

Peran Kampus RI dalam Penanganan Bencana

Sebelumnya, dalam acara Anugerah Diktisaintek pada Jumat (19/12/2025), Mendiktisaintek Brian Yuliarto juga menyerahkan bantuan bencana Sumatera kepada perwakilan Universitas Syiah Kuala (Aceh), LLDikti Wilayah X (Sumatera Barat), dan Universitas Sumatera Utara (Sumut).

Bantuan tersebut merupakan hasil kontribusi civitas akademika di lingkungan Kemdiktisaintek. Pada kesempatan itu, kementerian juga membuka donasi yang akan disalurkan kepada para korban bencana di Sumatera.

Brian turut memaparkan berbagai peran kampus di Indonesia dalam aksi kemanusiaan, di antaranya Universitas Teuku Umar di Meulaboh yang terjun langsung ke lokasi bencana, tim Universitas Indonesia (UI) yang melakukan intervensi kesehatan di Aceh Tamiang, serta relawan Universitas Sumatera Utara (USU) yang menempuh perjalanan panjang dari Medan ke Aceh Tamiang.

BACA JUGA :  Cara Menghadapi Bos Toksik Tanpa Harus Resign di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Selain itu, tim Satuan Tugas Kesehatan Universitas Syiah Kuala melakukan aksi heroik dengan menyeberangi sungai menggunakan flying fox untuk menjangkau warga terisolasi. Tim kemanusiaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh melayani masyarakat di Tapanuli Tengah, sementara tenaga kesehatan Universitas Islam Bandung (Unisba) memberikan pelayanan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Tim Universitas Malikussaleh juga dilaporkan menembus wilayah sulit, bahkan rektornya turun langsung ke lapangan.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

“Ada banyak tim dari perguruan tinggi lain yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu, termasuk yang membersihkan ratusan sumur dan memastikan air bersih kembali mengalir bagi warga terdampak,” ungkap Brian.

Ia menegaskan bahwa nilai ilmu pengetahuan tidak diukur dari seberapa tinggi pujian yang diterima, melainkan dari seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

“Kita semua memahami bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi harus selalu kembali pada tujuan utama, yakni menjaga dan memajukan kemanusiaan serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================