20 Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Jaga Stamina dan Cegah Anemia

BOGORTODAY.COM – Tubuh sering kali dituntut untuk tetap bertenaga meski jadwal aktivitas padat dan waktu istirahat terbatas.

Dalam kondisi tersebut, asupan makanan bernutrisi memegang peranan penting agar tubuh tetap kuat menjalani rutinitas harian. Salah satu nutrisi yang kerap terlewat namun sangat vital adalah zat besi.

Tak sedikit orang merasa mudah lelah, pusing, atau sulit berkonsentrasi tanpa menyadari bahwa pola makan menjadi salah satu penyebab utamanya.

Zat besi merupakan nutrisi penting yang diperoleh dari makanan dan dibutuhkan untuk berbagai fungsi vital di dalam tubuh.

Salah satu peran utama zat besi adalah membantu pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Tanpa asupan zat besi yang cukup, produksi hemoglobin akan menurun sehingga pasokan oksigen ke jaringan tubuh berkurang.

Selain itu, zat besi juga berperan dalam perkembangan otak, pertumbuhan sel, produksi hormon, serta menjaga daya tahan tubuh.

Kekurangan zat besi dalam jangka panjang dapat menyebabkan anemia defisiensi besi, yang ditandai dengan rasa lelah berlebihan, kulit pucat, pusing, sakit kepala, hingga gangguan konsentrasi.

Oleh karena itu, memahami pentingnya zat besi dan mencukupi kebutuhannya melalui makanan sehari-hari menjadi langkah awal untuk menjaga stamina dan kesehatan jangka panjang.

Jenis Zat Besi dalam Makanan

Zat besi dalam makanan terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu zat besi heme dan non-heme.

  1. Zat besi heme
BACA JUGA :  Resep Tahu Walik Aci Renyah di Luar, Kenyal di Dalam, Cocok untuk Camilan Rumahan

Zat besi heme berasal dari hemoglobin dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Jenis ini umumnya ditemukan pada sumber hewani seperti daging merah, unggas, dan makanan laut.

  1. Zat besi non-heme

Zat besi non-heme berasal dari sumber nabati seperti kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, serta produk yang diperkaya zat besi. Meski penyerapannya tidak sebaik zat besi heme, jenis ini tetap penting, terutama bagi individu yang menjalani pola makan berbasis nabati.

20 Makanan yang Mengandung Zat Besi

Berikut daftar makanan yang kaya zat besi dari sumber hewani dan nabati.

  1. Daging sapi
    Sumber zat besi heme yang sangat baik dan mudah diserap tubuh untuk membantu pembentukan sel darah merah.
  2. Hati sapi
    Mengandung zat besi tinggi serta vitamin B12 yang mendukung produksi hemoglobin.
  3. Daging ayam
    Mengandung zat besi heme dalam kadar sedang dan membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian.
  4. Daging kambing
    Termasuk daging merah yang kaya zat besi dan bermanfaat untuk meningkatkan kadar hemoglobin.
  5. Ikan tuna
    Mengandung zat besi, protein, dan asam lemak yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
  6. Ikan sarden
    Kaya zat besi, terutama jika dikonsumsi bersama tulangnya.
  7. Kerang
    Salah satu makanan laut dengan kandungan zat besi tertinggi untuk mencegah anemia.
  8. Udang
    Mengandung zat besi hewani serta mineral penting lainnya.
  9. Telur
    Kuning telur mengandung zat besi non-heme yang praktis dan mudah dikonsumsi.
  10. Tiram
    Kaya zat besi dan mineral laut yang membantu menjaga daya tahan tubuh.
  11. Kacang merah
    Sumber zat besi non-heme yang juga kaya serat dan protein nabati.
  12. Kacang kedelai
    Penting bagi vegetarian karena mengandung zat besi nabati yang cukup tinggi.
  13. Lentil
    Mengandung zat besi dan asam folat yang mendukung produksi sel darah.
  14. Tempe
    Hasil fermentasi kedelai yang membantu meningkatkan penyerapan zat besi.
  15. Tahu
    Mengandung zat besi nabati yang bermanfaat jika dikombinasikan dengan vitamin C.
  16. Bayam
    Sayuran hijau yang kaya zat besi non-heme untuk mendukung pembentukan hemoglobin.
  17. Brokoli
    Mengandung zat besi sekaligus vitamin C yang membantu penyerapannya.
  18. Kentang
    Mengandung zat besi non-heme, terutama pada kulit dan dagingnya.
  19. Biji labu
    Kaya mineral termasuk zat besi dan lemak sehat.
  20. Kismis
    Buah kering dengan kandungan zat besi yang terkonsentrasi dan bermanfaat meningkatkan hemoglobin.
BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

Mengombinasikan berbagai makanan tersebut dalam menu harian dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi secara optimal.

Perlu diketahui, kebutuhan zat besi setiap orang berbeda tergantung usia, jenis kelamin, dan kondisi tubuh. Pria dewasa membutuhkan sekitar 8 mg per hari, sedangkan wanita usia 19–50 tahun memerlukan sekitar 18 mg per hari. Ibu hamil membutuhkan asupan lebih tinggi, yakni sekitar 27 mg per hari.

Dengan memastikan kecukupan makanan yang mengandung zat besi, tubuh dapat terhindar dari anemia, tetap bertenaga, dan mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================