BOGORTODAY.COM – Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali menjadi titik krusial dalam pengelolaan arus lalu lintas saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Setiap akhir tahun, jalur ini kerap mengalami kepadatan akibat tingginya mobilitas wisatawan dari dan menuju kawasan wisata daerah berhawa sejuk itu.
Untuk mengantisipasi persoalan itu, Polres Bogor menyiapkan skema pengamanan dengan mengerahkan sekitar 200 personel khusus di sepanjang Jalur Puncak. Penempatan personel difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan dan simpul pertemuan arus kendaraan.
Kapolres Bogor, AKBP Whika Ardilestanto mengatakan, pengerahan ratusan personel tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan keamanan wisatawan selama masa libur panjang.
“Untuk jalur Puncak sendiri kami siapkan sekitar 200 personel. Kami juga mendapat dukungan bantuan kendali operasi dari Brimob Mabes Polri,” kata Whika, Selasa (23/12/2025).
Selain kekuatan internal, Polres Bogor juga menerima tambahan personel dari jajaran Polri. Sebanyak 40 personel tambahan akan ditempatkan di Jalur Puncak dan disinergikan dengan petugas lalu lintas yang sudah bertugas di lapangan.
Menurut Whika, penguatan personel tersebut diperlukan mengingat karakteristik Jalur Puncak yang sempit, berkelok, dan kerap menjadi bottleneck ketika volume kendaraan meningkat tajam, terutama pada akhir pekan dan puncak libur Nataru.
Tak hanya mengandalkan personel, kepolisian juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa pos pengamanan dan pos pelayanan. Total terdapat 15 pos yang disiagakan di kawasan Puncak, terdiri atas satu pos terpadu dan satu pos pelayanan, sementara sisanya merupakan pos pengamanan di sejumlah titik strategis.
Pos terpadu ditempatkan di kawasan Gadog sebagai pintu masuk utama menuju Puncak, sedangkan pos pelayanan berada di wilayah Gunung Mas yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisatawan.
Dengan penguatan personel dan pos pengamanan tersebut, kepolisian berharap pengelolaan lalu lintas di Jalur Puncak selama libur Nataru 2026 dapat berjalan lebih terkendali, sekaligus meminimalkan potensi kemacetan dan gangguan keamanan.
Bagi HalamanEditor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















