
BOGORTODAY.COM – Selama ini vitamin D dikenal luas sebagai nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa peran vitamin D ternyata jauh melampaui itu.
Sejumlah studi kini mengaitkan kadar vitamin D yang cukup dengan peluang hidup lebih panjang serta kualitas hidup yang lebih baik hingga usia lanjut.
Vitamin D dinilai berkontribusi pada umur panjang melalui berbagai mekanisme biologis yang berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh, mulai dari tingkat sel hingga sistem organ vital.
Berikut beberapa cara utama vitamin D disebut mendukung umur panjang berdasarkan temuan ilmiah.
- Menurunkan Risiko Kanker Kolorektal
Vitamin D disebut memiliki peran penting dalam menekan risiko kanker kolorektal atau kanker usus besar, salah satu jenis kanker paling mematikan di dunia.
Berbagai studi yang melibatkan lebih dari satu juta partisipan menemukan bahwa kadar vitamin D yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrients juga menunjukkan bahwa pasien kanker kolorektal dengan kadar vitamin D yang cukup memiliki peluang hidup lebih baik dan risiko kematian yang lebih rendah.
Selain itu, vitamin D diduga memiliki sifat antikanker, seperti membantu proses kematian sel abnormal (apoptosis) serta menghambat pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali.
- Memperlambat Penuaan Biologis
Manfaat vitamin D juga dikaitkan dengan proses penuaan di tingkat sel. Salah satu indikator penuaan biologis adalah panjang telomer, yakni bagian DNA yang berfungsi melindungi ujung kromosom.
Seiring bertambahnya usia, telomer akan memendek dan kondisi ini berkaitan erat dengan meningkatnya risiko berbagai penyakit degeneratif. Sebuah studi yang terbit di The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin D3 dapat memperlambat pemendekan telomer pada sel darah putih.
Efek tersebut dinilai setara dengan perlambatan penuaan biologis sekitar tiga tahun. Penelitian ini menggunakan data uji klinis jangka panjang, di mana peserta yang mengonsumsi vitamin D3 harian menunjukkan laju penuaan sel yang lebih lambat dibandingkan kelompok plasebo, terutama pada individu tanpa obesitas.
- Menurunkan Risiko Serangan Jantung Berulang
Vitamin D juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D3 berpotensi menurunkan risiko serangan jantung berulang pada pasien yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya.
Dalam uji klinis yang melibatkan ratusan pasien pasca-serangan jantung, kelompok yang mendapatkan vitamin D3 dengan dosis yang disesuaikan menunjukkan angka kejadian serangan jantung kedua yang lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa vitamin D berperan dalam menjaga fungsi kardiovaskular dan mengurangi peradangan.
Waspada Bahaya Kelebihan Vitamin D
Meski manfaat vitamin D semakin luas, konsumsi berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Meski tergolong jarang, kelebihan vitamin D bisa memicu berbagai masalah serius.
Mengutip Cleveland Clinic, kebutuhan vitamin D harian orang dewasa adalah sekitar 600 IU, sementara lansia di atas 70 tahun membutuhkan sekitar 800 IU per hari. Asupan vitamin D tidak disarankan melebihi 4.000 IU per hari.
Kelebihan vitamin D dapat ditandai dengan berbagai gejala, seperti mual dan muntah, sembelit, dehidrasi, rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, kelelahan yang tidak wajar, otot melemah, hingga nyeri tulang.
Oleh karena itu, asupan vitamin D sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan, terutama bagi mereka yang mengonsumsi suplemen vitamin D dalam dosis tinggi.
Vitamin D dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, konsumsi makanan tertentu, serta suplemen bila diperlukan. Dengan kadar yang cukup dan seimbang, vitamin D tidak hanya membantu menjaga kesehatan sehari-hari, tetapi juga berpotensi mendukung umur panjang dan kualitas hidup yang lebih baik.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















