Tidur atau Olahraga, Mana yang Lebih Penting untuk Kesehatan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Para peserta menggunakan sensor tidur yang diletakkan di bawah kasur untuk memantau durasi dan kualitas tidur, serta jam tangan pintar untuk merekam jumlah langkah harian. Dari data tersebut, peneliti menganalisis hubungan antara kualitas tidur malam dan tingkat aktivitas fisik pada hari berikutnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil peserta yang mampu memenuhi rekomendasi tidur dan aktivitas fisik secara bersamaan. Sekitar 12,9 persen orang dewasa tercatat tidur antara tujuh hingga sembilan jam per malam sekaligus melangkah lebih dari 8.000 langkah per hari.

Menariknya, kualitas dan durasi tidur terbukti memiliki pengaruh lebih besar terhadap aktivitas fisik dibandingkan sebaliknya. Peserta yang tidur sekitar enam hingga tujuh jam cenderung lebih aktif keesokan harinya dibanding mereka yang tidur terlalu singkat atau terlalu lama.

BACA JUGA :  Rupiah Menguat terhadap Dolar AS, Kurs Sempat Tembus Rp17.900-an

Selain itu, tidur yang lebih nyenyak—ditandai dengan minimnya gangguan di malam hari—berkaitan dengan jumlah langkah yang lebih tinggi pada hari berikutnya. Sebaliknya, peningkatan aktivitas fisik tidak selalu diikuti dengan perbaikan kualitas tidur malam.

Implikasi bagi Gaya Hidup Sehat

Temuan ini menunjukkan bahwa bagi banyak orang, memperbaiki kualitas tidur bisa menjadi kunci untuk menjalani gaya hidup yang lebih aktif. Tidur yang cukup dan berkualitas membantu tubuh lebih siap bergerak, sementara kurang tidur justru dapat menurunkan energi dan motivasi untuk berolahraga.

BACA JUGA :  Pekerja Kantoran Rentan Penyakit Jantung Koroner, Skrining Rutin Jadi Langkah Pencegahan Penting

Meski demikian, para peneliti menekankan pentingnya keseimbangan. Menjaga rutinitas tidur yang baik—seperti tidur dan bangun di jam yang sama, membatasi paparan layar sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman—dapat menjadi langkah awal menuju hidup yang lebih sehat dan aktif.

Dengan memahami hubungan erat antara tidur dan aktivitas fisik, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak mengatur waktu istirahat dan olahraga demi menjaga kesehatan jangka panjang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================