Alasan Toren Air Biasanya Dipasang di Tempat Tinggi, Bukan Sekadar Kebiasaan

BOGORTODAY.COM Toren air merupakan wadah penyimpanan air bersih yang umum ditemukan di rumah-rumah, terutama di area perkotaan.

Letaknya yang sering berada di atas bangunan ternyata bukan tanpa alasan. Penempatan toren di posisi tinggi memiliki fungsi penting dalam menunjang kelancaran distribusi air ke seluruh bagian rumah.

Marketing Communication Supervisor PT Penguin Indonesia Mega menjelaskan bahwa posisi toren yang lebih tinggi memungkinkan air mengalir secara alami tanpa bantuan mesin.

Hal ini memanfaatkan prinsip gravitasi sehingga air dapat mengalir ke keran dengan tekanan yang cukup, bahkan ketika listrik sedang padam.

“Sebetulnya ini soal tekanan air. Kalau ingin aliran airnya deras, toren memang harus ditempatkan di posisi lebih tinggi. Dengan begitu, meskipun listrik mati, air tetap bisa mengalir,” ujar Mega.

BACA JUGA :  6 Kondisi Rambut yang Bisa Menjadi Sinyal Masalah Kesehatan Tubuh

Ketinggian Ideal Pemasangan Toren Air

Untuk mendapatkan tekanan air yang optimal, terdapat standar ketinggian pemasangan toren. Menurut Mega, jarak ideal antara toren dan titik keran paling bawah berkisar antara 3 hingga 7 meter.

“Kalau ingin aliran airnya deras, terutama untuk penggunaan shower, posisi toren sebaiknya berada sekitar 7 meter dari titik keran. Namun jika hanya menggunakan keran biasa, ketinggian 3 meter sudah cukup,” jelasnya.

Meski demikian, pemilik rumah tetap memiliki opsi lain jika tidak memungkinkan memasang toren di tempat tinggi. Toren dapat diletakkan sejajar dengan tanah asalkan dilengkapi dengan pompa pendorong untuk membantu tekanan air masuk ke dalam instalasi rumah.

“Kalau sudah pakai pompa pendorong, mau torennya di mana pun, air tetap bisa mengalir ke seluruh bagian rumah,” tambah Mega.

BACA JUGA :  Jenal Mutaqin Ajak Warga Manfaatkan Program Sunat Gratis di Puskesmas se-Kota Bogor

Inovasi Toren Modern

Seiring perkembangan teknologi, kini tersedia pula model toren air dengan desain kaki penyangga di bagian bawah.

Model ini memungkinkan toren tidak perlu ditempatkan langsung di atas atap atau struktur tinggi, namun tetap memiliki jarak yang cukup dari permukaan tanah untuk menciptakan tekanan air yang stabil.

Dengan memahami fungsi dan posisi ideal toren air, pemilik rumah dapat menyesuaikan instalasi sesuai kebutuhan, kenyamanan, dan kondisi bangunan.

Selain menjamin kelancaran aliran air, penempatan toren yang tepat juga membantu efisiensi energi serta ketahanan sistem air dalam jangka panjang.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================