
Selain itu, indikator capaian kinerja, realisasi APBD, serta pendapatan daerah juga menjadi perhatian. Hingga Jumat (19/12/2025) realisasi pendapatan mencapai 92,43 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai 93,15 persen.
Sementara, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Bogor secara umum meningkat menjadi 79,75, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun Provinsi Jawa Barat.
Untuk Upah Minimum Kota (UMK), Kota Bogor disepakati sebesar Rp. 5.437.203 dan menjadi yang kelima tertinggi di Jawa Barat.
Pun isu lingkungan yang menjadi isu prioritas diungkapkan Dedie Rachim. Seperti diketahui Pemkot bersama Pemkab Bogor telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.
Penandatanganan ini menjadi ujung dari proses panjang yang telah dilalui dengan melengkapi berbagai persyaratan menuju Waste to Energy (WtE), yakni pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di lahan bersama TPAS Galuga.
Harmonisasi program nasional menjadi hal terakhir yang disampaikan Dedie Rachim, mulai dari penyediaan lahan untuk Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di Kelurahan Rancamaya, pengembangan Koperasi Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta program nasional lainnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















