BRIN Pacu Kemandirian Antariksa, Indonesia Bidik Peluncuran Roket Mandiri Lebih Cepat dari 2040

Kunjungan tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal BRIN dalam menjawab tantangan pengembangan keantariksaan yang kian kompleks. BRIN menegaskan pentingnya langkah yang terukur namun progresif agar Indonesia tidak tertinggal dalam kompetisi antariksa global.

Biak Disiapkan Jadi Pusat Peluncuran Nasional

Dalam pertemuan itu, turut dibahas kesiapan fasilitas pendukung peluncuran satelit dan roket yang tengah disiapkan secara bertahap melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Salah satu fokus utama adalah optimalisasi Bandar Antariksa Biak yang dirancang sebagai pusat peluncuran nasional sekaligus simpul kerja sama internasional di masa depan.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Museum Pajajaran Mulai Dibuka Resmi untuk Umum

Menurut Arif, percepatan pengembangan antariksa tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik. Kejelasan tata kelola, pembagian peran, serta koordinasi antarunit menjadi faktor krusial agar program strategis berjalan efektif dan efisien.

“Kita tidak boleh terjebak pada tumpang tindih kewenangan. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi,” tegasnya.

Dorong Riset dan Kolaborasi Global

Arif menjelaskan pembahasan kelembagaan masih terus berlangsung bersama Kementerian PAN-RB dan kementerian/lembaga terkait. Meski demikian, ia menekankan bahwa efektivitas fungsi jauh lebih penting dibandingkan sekadar bentuk organisasi.

“Yang utama adalah bagaimana fungsi keantariksaan berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa keunggulan di bidang keantariksaan hanya dapat dicapai melalui kerja keras dan komitmen penuh.

“Tidak ada negara yang berjaya di antariksa dengan kerja setengah-setengah. Kesuksesan adalah fungsi dari pemanfaatan waktu,” terangnya.

Karena itu, ia mendorong para periset untuk meningkatkan intensitas dan kualitas riset, termasuk memanfaatkan peluang hibah riset luar negeri yang kini semakin terbuka.

BRIN pun memastikan mekanisme pendanaan dan penghargaan riset akan terus disempurnakan guna mendukung publikasi ilmiah serta pengembangan teknologi strategis nasional.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================