Cuaca Ekstrem Mengancam hingga April, Pemkab Bogor Tegaskan Moratorium Alih Fungsi Lahan

Cuaca ekstrem
Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COM – Ancaman cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga April 2026 kembali menyorot persoalan tata ruang dan alih alih fungsi lahan di Kabupaten Bogor, wilayah penyangga ibu kota yang kerap dilanda bencana hidrometeorologi. Di tengah kekhawatiran publik tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan tidak ada perubahan peruntukan lahan selama masa kepemimpinannya.

Rudy menyatakan, sejak memimpin Kabupaten Bogor bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi hampir satu tahun terakhir, pemerintah daerah tidak melakukan alih fungsi lahan sedikit pun. Penegasan ini disampaikan untuk merespons isu degradasi lingkungan yang kerap dikaitkan dengan meningkatnya intensitas banjir dan longsor.

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

“Sampai hari ini kami memimpin selama 10–11 bulan bersama Pak Ade Ruhandi, didukung DPRD dan Forkopimda, tidak ada satu pun alih fungsi lahan,” kata Rudy di Bogor, Senin (5/1/2026).

Kabupaten Bogor selama ini dikenal memiliki kawasan hulu strategis bagi wilayah Jabodetabek. Perubahan tutupan lahan, terutama di kawasan resapan air, kerap disebut para ahli sebagai faktor yang memperparah dampak cuaca ekstrem. Kondisi tersebut menjadi semakin krusial ketika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

BACA JUGA :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Pemerintah Minta Publik Hormati Proses Hukum

Rudy menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor memilih berpegang pada rencana tata ruang wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan. Menurut dia, revisi tata ruang tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena telah diatur dalam regulasi nasional.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================