Ini 8 Buah Rendah Gula yang Direkomendasikan Dokter

Polifenol berperan besar dalam melindungi sel tubuh dari peradangan, mendukung keseimbangan bakteri baik di usus, serta membantu menjaga kestabilan gula darah.

8 Buah Rendah Gula yang Direkomendasikan

Berikut delapan jenis buah rendah gula yang dinilai ideal untuk dikonsumsi anak maupun orang dewasa:

  1. Jeruk (Jeruk Bali, Keprok, dan Kumquat)

Buah sitrus seperti jeruk bali, jeruk keprok, dan kumquat dikenal rendah gula serta kaya vitamin C. Kandungan flavonoid di dalamnya membantu menjaga kesehatan mikrobioma usus.

  1. Gundry mengingatkan agar tidak membuang bagian putih jeruk (albedo).
    “Justru di situlah nutrisi paling padat terkandung,” tegasnya.
  2. Kelompok Beri (Blueberry dan Raspberry)

Buah beri memiliki indeks glikemik rendah dan kaya serat serta polifenol. Blueberry dan raspberry sangat cocok dijadikan camilan sehat karena membantu menjaga kestabilan gula darah. Pilih beri yang sedang musim untuk mendapatkan kualitas nutrisi terbaik.

  1. Delima
BACA JUGA :  Persiapan Persalinan Normal: Latih Fisik dan Mental Sejak Masa Kehamilan

Delima terkenal sebagai superfood berkat kandungan polifenol tinggi, khususnya punicalagin yang mendukung kesehatan jantung dan regenerasi sel. Meski rasanya manis segar, kadar gulanya tetap relatif rendah dan bijinya menyumbang serat yang baik bagi pencernaan.

  1. Alpukat

Alpukat nyaris tidak mengandung gula dan kaya akan lemak tak jenuh tunggal, kalium, serta serat.

“Bagi saya, alpukat adalah buah paling sempurna. Mengenyangkan, menyehatkan jantung, dan tidak memicu lonjakan gula darah,” ujar dr. Gundry.

  1. Kiwi

Kiwi merupakan buah rendah gula yang kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Kombinasi ini sangat baik untuk meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan pencernaan anak secara rutin.

  1. Pir

Pir memberikan asupan cairan dan karbohidrat yang seimbang. Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan dan sering direkomendasikan untuk mengatasi sembelit pada anak. Pir juga membantu penyerapan zat besi secara optimal.

  1. Pepaya
BACA JUGA :  Tidur Siang Boleh, Tapi Jangan Berlebihan: Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Meski bercita rasa manis, kadar gula pepaya tergolong moderat dan diimbangi vitamin serta mineral penting. Pepaya efektif menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung pemenuhan nutrisi makro harian anak.

  1. Markisa

Markisa adalah buah tropis rendah gula dengan kandungan vitamin A, serat, dan polifenol tinggi. Fleksibel dikonsumsi langsung atau dijadikan campuran minuman sehat yang menyegarkan.

Buah tetap merupakan bagian penting dari pola makan sehat, namun tidak semua buah aman dikonsumsi tanpa batas.

Memilih buah rendah gula dan kaya nutrisi menjadi langkah bijak untuk melindungi kesehatan metabolisme anak sejak dini.

Dengan pilihan buah yang tepat, orang tua dapat tetap memberikan asupan menyegarkan dan bergizi tanpa khawatir akan risiko kelebihan gula.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================