
Inggris Raya
Inggris Raya juga mengambil langkah besar dengan memperluas sistem Electronic Travel Authorization (ETA). Mulai 25 Februari 2026, ETA akan diwajibkan bagi seluruh pengunjung non-visa.
Dengan sistem ini, pelancong yang memenuhi syarat bisa langsung menuju E-Gates tanpa pemeriksaan manual. Otorisasi digital sepenuhnya menggantikan peran cap stempel fisik yang selama ini menjadi standar imigrasi Inggris.
Singapura
Singapura kembali menunjukkan posisinya sebagai pelopor teknologi. Mulai 30 Januari 2026, negara ini menerapkan sistem pemeriksaan imigrasi bahkan sebelum penumpang naik pesawat.
Status izin masuk penumpang akan diverifikasi secara digital. Jika tidak memenuhi syarat, maskapai berhak menolak penumpang sebelum keberangkatan. Di bandara, sebagian besar pelancong melewati jalur otomatis dengan teknologi pemindaian iris dan pengenalan wajah tanpa stempel paspor.
29 Negara Eropa Zona Schengen
Uni Eropa juga bersiap mengakhiri era stempel paspor manual. Melalui Entry/Exit System (EES), seluruh proses masuk dan keluar wilayah Schengen akan dicatat secara digital mulai 10 April 2026.
Sistem ini telah diluncurkan sejak akhir 2025 dan akan beroperasi penuh di 29 negara Schengen, terdiri dari 25 negara Uni Eropa dan 4 negara non-UE.
Pelancong akan memindai paspor di kios mandiri, memberikan data biometrik, dan “cap” masuk akan tersimpan dalam basis data besar Uni Eropa.
Berikut daftar negara Schengen:
- Austria
- Belanda
- Belgia
- Bulgaria
- Republik Ceko
- Denmark
- Estonia
- Finlandia
- Prancis
- Jerman
- Hungaria
- Islandia
- Italia
- Kroasia
- Latvia
- Liechtenstein
- Lithuania
- Luksemburg
- Malta
- Norwegia
- Polandia
- Portugal
- Rumania
- Slowakia
- Slovenia
- Spanyol
- Swedia
- Swiss
- Yunani
Masa Depan Imigrasi Tanpa Stempel
Dengan penerapan E-Gates dan sistem digital, perjalanan internasional diprediksi akan semakin cepat dan efisien.
Meski sebagian pelancong mungkin merindukan stempel paspor sebagai kenang-kenangan perjalanan, tren global menunjukkan bahwa keamanan, kecepatan, dan akurasi kini menjadi prioritas utama.
Era baru perjalanan internasional pun dimulai—tanpa bunyi cap stempel, tetapi dengan teknologi yang bekerja tanpa kompromi.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















