KOLABORASI ANTARA WALI KELAS, GURU WALI DAN GURU BK

Oleh :  Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

PERATURAN Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) terbaru tentang Guru Wali adalah Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, yang berlaku mulai tahun ajaran 2025/2026 dan mewajibkan Guru Wali mendampingi murid secara holistik (akademik, karakter, dan keterampilan) sejak terdaftar hingga lulus.

Terus apa bedanya antara Wali Kelas, Guru Wali dan Guru Bimbingan Konseling (BK)? Wali Kelas fokus administrasi harian dan manajerial kelas, Guru Wali mendampingi akademik dan karakter jangka panjang (sering guru mapel), sedangkan Guru BK fokus pada masalah psikososial dan pengembangan diri siswa secara umum, ketiganya saling melengkapi dalam pendampingan holistik siswa berdasarkan Permendikdasmen 2025.

Jadi kesimpulannya Wali Kelas adalah “manajer” kelas, Guru Wali adalah “pendamping” akademik & karakter, dan Guru BK adalah “konselor”.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Pengertian manajer adalah seorang yang bertanggung jawab mengelola, memimpin, mengarahkan, dan mengkoordinasikan sumber daya (orang, waktu, dll.) dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, dengan menjalankan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian, serta seringkali berada di tingkatan menengah yang menghubungkan manajemen puncak dengan staf operasional.

Guru Wali adalah guru mata pelajaran yang ditugaskan untuk memberikan pendampingan intensif dan berkelanjutan (dari masuk hingga lulus) kepada sejumlah murid, mencakup aspek akademik, pengembangan kompetensi, keterampilan, serta pembinaan karakter dan budi pekerti secara holistik.

Konselor adalah tenaga profesional terlatih yang memberikan bimbingan psikologis untuk membantu individu (konseli) mengenali, memahami, dan menyelesaikan masalah pribadi, sosial, akademik, atau karier, dengan menjadi fasilitator agar konseli dapat menemukan solusi dan menjadi lebih mandiri. Mereka ahli dalam mendengarkan, memberikan dukungan, memahami kondisi psikologis, dan menggunakan teknik terapi.

BACA JUGA :  Jumlah Hewan Kurban di Kota Bogor Tembus 15.800 Ekor, Naik 1.400 dari Tahun Lalu

Dengan adanya Wali Kelas, Guru Wali dan Guru BK, maka tugasnya semakin fokus ketiga guru tersebut.

Dengan semakin fokus, maka kinerja juga semakin meningkat, yang apa akhirnya insyaAllah akan tercipta prestasi murid yang berkualitas secara akademis dan non akademis, karena sentuhan seorang Wali Kelas.

Dan murid yang berkarakter akhlak mulia, karena sentuhan seorang Guru Wali. Serta  murid yang mandiri bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dengan penuh tanggungjawab, karena sentuhan seorang guru BK. Jayalah Indonesiaku.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================