
Namun, memperbanyak ibadah secara umum tetap dianjurkan sebagaimana malam-malam lainnya.
Dzikir yang Dianjurkan Dibaca di Jumat Terakhir Bulan Rajab
Salah satu dzikir yang dianjurkan dibaca pada Jumat terakhir bulan Rajab adalah:
“Ahmadu Rasulullahi muhammadur rasulullahi.”
Dzikir ini dibaca sebanyak 35 kali ketika khatib sedang menyampaikan khutbah Jumat kedua. Keutamaan dzikir ini disebutkan dalam kitab Kanzun Najah was Surur karya Syekh Hamid bin Muhammad Ali Quds.
Syekh Ali al-Ajhuri menyebutkan bahwa siapa pun yang membaca dzikir tersebut pada akhir Jumat bulan Rajab, maka rezekinya tidak akan terputus selama setahun. Keterangan ini juga dinukil oleh NU Online.
Bolehkah Membaca Doa Rajab di Jumat Terakhir?
Umat Islam diperbolehkan membaca doa Rajab di Jumat terakhir bulan Rajab. Doa ini tidak bersifat wajib dan tidak memiliki keutamaan khusus, namun tetap bernilai ibadah selama sesuai dengan ajaran Islam.
Salah satu doa yang sering dibaca adalah:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Allaahumma baarik lanaa fii rajaba wa sya’baana, wa ballighnaa ramadhaana.
Artinya:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikan kami ke bulan Ramadhan.”
Apakah Ada Salat Sunnah Khusus di Jumat Terakhir Bulan Rajab?
Tidak ada salat sunnah yang secara khusus diwajibkan hanya pada Jumat terakhir bulan Rajab. Amalan yang dianjurkan tetap sama seperti Jumat pada umumnya, seperti salat Jumat, tahiyatul masjid, memperbanyak shalawat, dzikir, dan doa.
Namun, terdapat salat sunnah yang dikenal sebagai salat sunnah Rajab, sebagaimana dijelaskan dalam buku Shalat Sunnah: Hikmah & Tuntunan Praktis. Salat ini dikerjakan antara Maghrib dan Isya, terdiri dari dua rakaat, dengan bacaan dan tata cara tertentu.
Meski tidak bersifat wajib, salat sunnah Rajab dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Jumat terakhir bulan Rajab merupakan momen yang baik untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak dzikir, doa, dan amal kebaikan.
Meski tidak ada kewajiban ibadah khusus, memanfaatkan waktu mulia ini dengan amal sunnah menjadi bentuk kecintaan seorang hamba kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, sekaligus upaya meraih keberkahan di bulan Rajab yang dimuliakan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















