
Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan nama baik Wardatina Mawa dan keluarganya yang merasa dirugikan oleh berbagai pernyataan dan isu yang beredar di ruang publik.
“Ada dua syarat. Yang pertama, Insanul harus secara terbuka meminta maaf kepada keluarganya dan kepada Mawa, disampaikan kepada media. Ini memang harus dipublikasikan agar jelas persepsinya, bahwa Insanul benar-benar meminta maaf atas kejadian ini,” jelas Tommy.
Syarat kedua berkaitan dengan kejelasan kabar pernikahan siri Insanul Fahmi dengan Inara Rusli. Wardatina Mawa meminta bukti otentik apakah pernikahan tersebut benar-benar terjadi pada 7 Agustus 2025, sebelum munculnya rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan perselingkuhan pada 8 Agustus 2025.
“Yang kedua, Mawa meminta bukti pernikahan siri dengan Inara. Kalau memang sudah nikah siri tanggal 7, buktikan. Supaya jelas dan Mawa tahu apakah benar adanya pernikahan siri tersebut,” ujar Tommy menirukan pernyataan kliennya.
Polemik Tanggal Jadi Kunci
Persoalan tanggal ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan tuduhan perzinaan. Wardatina Mawa menilai terdapat kejanggalan, mengingat Insanul Fahmi baru mengajukan izin poligami pada Oktober 2025, sementara rekaman kebersamaannya dengan perempuan lain sudah ada sejak Agustus.
“Persepsinya Mawa, kenapa dari Agustus sudah ada video itu, tapi baru Oktober mengajukan poligami. Mawa meminta pembuktian bahwa tanggal 7 Agustus memang sudah ada pernikahan siri. Jika tidak, maka kejadian tanggal 8 itu dianggap sebagai perzinaan,” jelas Tommy.
Pihak Insanul Fahmi pun berencana memenuhi dua syarat tersebut dalam waktu dekat. Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pekan depan untuk menunjukkan bukti-bukti pernikahan siri, termasuk keterangan mengenai ustaz yang menikahkan serta saksi-saksi yang hadir dalam prosesi tersebut.
Pertemuan lanjutan ini diharapkan menjadi penentu arah masa depan rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















