
Parfum sebaiknya disimpan di dalam kotaknya dan diletakkan di tempat sejuk serta gelap, seperti lemari atau laci meja.
- Serum Vitamin C
Serum vitamin C termasuk produk yang sangat sensitif terhadap panas dan cahaya. Menurut Gohara, menyimpan serum vitamin C di kamar mandi sama saja mengubahnya menjadi “jus jeruk kedaluwarsa”.
Akibatnya, serum bisa teroksidasi, berubah warna, dan tidak lagi bekerja optimal. Penyimpanan terbaik untuk serum vitamin C adalah di laci tertutup atau kulkas khusus produk kecantikan.
- Sunscreen
Tabir surya, terutama jenis chemical sunscreen, tidak disarankan disimpan di kamar mandi. Suhu panas dapat merusak filter pelindung UV sehingga efektivitas sunscreen menurun.
Agar perlindungannya tetap maksimal, sunscreen sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari paparan panas berlebih.
- Masker Wajah
Masker wajah, baik sheet mask maupun jenis lainnya, juga tidak cocok disimpan di kamar mandi. Kelembapan tinggi dapat membuat tekstur masker berubah, bahkan kehilangan kesegarannya.
“Menyimpannya di lemari es sangat ideal karena suhu dingin membantu menjaga kandungan bahan dan, sebagai bonus, membuat masker terasa menenangkan pada kulit yang meradang atau bengkak,” jelas Gohara.
- Kuteks
Cat kuku atau kuteks sangat rentan terhadap kelembapan. Menyimpannya di kamar mandi bisa membuat kuteks cepat mengental dan sulit digunakan.
Selain itu, paparan cahaya dapat menyebabkan warna kuteks memudar atau menguap. Karena itu, kuteks sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk, gelap, dan kering.
Meski kamar mandi terasa praktis, tidak semua produk kecantikan cocok disimpan di sana. Dengan menyimpan produk di tempat yang tepat, kualitas dan manfaatnya pun dapat bertahan lebih lama.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















