DPRD Kota Bogor: Pembangunan Tanah Sareal Tidak Boleh Hanya Terpusat di Tengah Kota

Senada, Anggota DPRD Kota Bogor lainnya, Safrudin Bima, mengatakan pembangunan ke depan diarahkan ke wilayah pinggiran atau sayap kota, bukan hanya terpusat di tengah kota. Pembangunan tersebut mencakup infrastruktur dasar hingga fasilitas penunjang masyarakat. Ia memastikan 10 anggota dewan dapil Tanah Sareal siap mendukung penuh hasil Musrenbang Kecamatan Tanah Sareal.

“Fasilitas publik seperti UMKM, air bersih, pendidikan, dan kesehatan harus hadir di wilayah pinggiran agar pemerataan benar-benar terwujud,” kata Safrudin.

BACA JUGA :  Efisiensi Tenaga Pendidik, Disdik Kabupaten Bogor Merger 109 SD

Di tempat yang sama, Lusiana Nursisyadah, Anggota DPRD Kota Bogor dari dapil Tanah Sareal menegaskan hasil Musrenbang akan dikawal bersama DPRD dan Pemerintah Kota Bogor agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Sinergitas antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat sangat penting. Kami akan mendukung prioritas pembangunan menuju 2027,” kata Lusiana.

BACA JUGA :  Apakah Spanyol Pernah Menjajah Indonesia? Ini Sejarahnya

Ia menyebut sejumlah rencana pembangunan yang akan dikawal, di antaranya pembangunan Gedung Olahraga (GOR), underpass Kebon Pedes, IPAL di Kayu Manis, pembangunan SMA Negeri 11, serta lapangan olahraga di Kayu Manis. Rencana tersebut ditargetkan dapat direalisasikan pada 2027 mendatang.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================