
Menurutnya, kerusakan di titik strategis seperti ini seharusnya tidak terjadi jika material dan proses pengerjaan dilakukan dengan standar yang tinggi.
Ia pun mendesak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor untuk segera mengambil tindakan tegas dan melakukan perbaikan ulang dengan mengedepankan aspek kualitas.
“Kami mendesak Dinas PUPR Kota Bogor untuk mengutamakan kualitas aspal. Jangan sampai hanya mengejar penyelesaian cepat tetapi mengabaikan keamanan masyarakat. Jika dibiarkan, ini sangat berisiko menimbulkan korban jiwa,” tegas Ryan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan masih terlihat dipenuhi butiran aspal yang terkelupas, dan para pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi Jalan Jalak Harupat, terutama ketika aspal dalam keadaan basah.
Tak hanya itu, diketahui juga di beberapa ruas jalan kondisinya sangat membahayakan karena banyak jalan berlubang seperti terpantau di jalan R3, Semplak, Merdeka dan daerah lainnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi mendesak, agar PUPR memperhatikan kualitas aspal dalam melakukan perbaikan atau perawatan jalan. Sudah diketahui kondisi Kota Bogor yang sering hujan, sehingga hal-hal yang bisa merugikan pengguna jalan harus bisa diantisipasi.
“Bidang yang bertanggungjawab dengan proses pengaspalan di Kota Bogor, tentu bukan orang baru yang tidak tahu kondisi disini. Kalau memang sering hujan, sebaiknya dipilih kualitas aspal yang benar-benar kuat, jangan asal-asalan,” tegas Ahmad Aswandi yang biasa disapa Kiwong ini.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















