Tutup Rangkaian Musrenbang 2026, Dedie Rachim Dorong Pembangunan Bogor Utara Lebih Revolusioner

Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, memaparkan bahwa untuk RKPD 2027, pihaknya mengajukan 228 usulan prioritas ke tingkat kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 140 usulan didominasi oleh bidang fisik.

“Dominasi usulan fisik ini berkaitan dengan kondisi wilayah yang rawan banjir, seperti perbaikan drainase, peninggian turap, dan jembatan. Meskipun sifatnya banjir lintasan dan cepat surut, perbaikan infrastruktur tetap menjadi kebutuhan utama warga,” terang Riki.

Kelanjutan Jalan R2 Menuju Sentul

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

Sektor infrastruktur jalan juga menjadi sorotan dengan rencana pembangunan Jalan R2 yang diproyeksikan tersambung hingga kawasan Sentul, Sukaraja. Proyek strategis ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 tahun ke depan.

“Rencananya jalan ini akan tembus hingga SBY Center di Kelurahan Ciluar yang berbatasan dengan Sukaraja. Pembangunan mulai tersambung dari Jalan K.S. Tubun,” papar Riki.

Terkait progres pembebasan lahan, Riki mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Bogor telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar pada tahun ini. Fokus utama saat ini adalah menuntaskan pembebasan lahan di sisi selatan karena pertimbangan biaya yang lebih efisien dibanding sisi utara.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

“Tahun ini ada dana pembebasan lahan sebesar Rp20 miliar untuk R2. Pembebasan di sisi selatan menjadi prioritas karena kebutuhan anggarannya lebih kecil dibandingkan sisi utara yang lahannya masih cukup banyak,” pungkasnya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================