
Selain itu, salep atau gel antiinflamasi juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri secara lokal.
- Kompres es atau bantalan hangat
Menurut Verywell Health, mengompres area tulang ekor dengan es atau heat pad selama 10–15 menit beberapa kali sehari dapat membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan. Kamu bisa mencoba keduanya untuk mengetahui metode yang paling efektif bagi tubuh.
- Hindari konstipasi
Sembelit dapat memperparah nyeri tulang ekor karena meningkatkan tekanan saat buang air besar.
Perbanyak konsumsi makanan berserat seperti sayur, buah, dan biji-bijian, serta cukupi asupan air putih agar pencernaan tetap lancar.
- Tingkatkan aktivitas secara bertahap
Meski nyeri membuat sebagian orang ingin beristirahat total, berjalan kaki ringan justru dapat membantu mempercepat pemulihan.
Lakukan aktivitas secara bertahap sesuai kemampuan dan segera hentikan jika nyeri kembali muncul.
- Ubah posisi duduk
Posisi duduk yang kurang tepat bisa memberi tekanan berlebih pada tulang ekor. Mengutip Healthline, duduklah dengan punggung bersandar dan kedua kaki menapak rata di lantai.
Sedikit mencondongkan tubuh ke depan dapat mengurangi tekanan. Penggunaan bantal khusus berbentuk donat juga dapat membantu membuat duduk lebih nyaman.
- Terapi fisik
Terapi fisik dapat menjadi solusi jangka panjang. Fisioterapis biasanya akan mengajarkan latihan untuk memperkuat otot perut dan dasar panggul yang berperan menopang tulang ekor.
Pada kondisi tertentu, dokter juga dapat melakukan teknik manipulasi untuk mengembalikan posisi tulang ekor yang bergeser.
- Peregangan otot
Melansir WebMD, peregangan otot seperti piriformis dan iliopsoas di area bokong dan pinggul dapat membantu mengurangi ketegangan dan nyeri.
Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau fisioterapis agar latihan yang dilakukan aman dan sesuai kondisi tubuh.
Nyeri tulang ekor saat duduk memang terasa mengganggu, tetapi dengan penanganan yang tepat, proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat.
Jika rasa nyeri semakin parah atau tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















