BOGORTODAY.COM – Dalam Islam, berdoa merupakan bentuk penghambaan seorang muslim kepada Allah SWT.
Setiap aktivitas, termasuk saat melakukan perjalanan menggunakan kendaraan laut seperti kapal atau perahu, dianjurkan untuk diawali dengan doa agar diberikan keselamatan dan perlindungan.
Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa kepada-Nya. Perintah tersebut tertuang dalam Al-Qur’an surah Gafir ayat 60 berikut ini:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠
Artinya:
“Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dan tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.’”
Doa Naik Kendaraan Laut: Arab, Latin, dan Artinya
Saat menaiki kendaraan laut, muslim dianjurkan membaca doa berikut. Doa ini dikutip dari buku Kumpulan Dzikir dan Doa Shahih: Tuntunan Hidup 24 Jam susunan Anshari Taslim dan tercantum dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi.
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا، إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Latin:
Bismillāhi majrêhā wa mursāhā, inna rabbī lagafūrur raḥīm
Artinya:
“Dengan nama Allah, kami berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS Hud: 41)
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















