Doa Naik Kendaraan Laut, Dibaca Muslim agar Mendapat Perlindungan Selama Perjalanan

Muslim
Doa Naik Kendaraan Laut, Dibaca Muslim agar Mendapat Perlindungan Selama Perjalanan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Dalam Islam, berdoa merupakan bentuk penghambaan seorang muslim kepada Allah SWT.

Setiap aktivitas, termasuk saat melakukan perjalanan menggunakan kendaraan laut seperti kapal atau perahu, dianjurkan untuk diawali dengan doa agar diberikan keselamatan dan perlindungan.

Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa kepada-Nya. Perintah tersebut tertuang dalam Al-Qur’an surah Gafir ayat 60 berikut ini:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ ࣖ ٦٠

Artinya:
“Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dan tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.’”

Doa Naik Kendaraan Laut: Arab, Latin, dan Artinya

Saat menaiki kendaraan laut, muslim dianjurkan membaca doa berikut. Doa ini dikutip dari buku Kumpulan Dzikir dan Doa Shahih: Tuntunan Hidup 24 Jam susunan Anshari Taslim dan tercantum dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi.

Arab:
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا، إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

BACA JUGA :  Beasiswa BCA 2027 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Beragam Fasilitas yang Ditawarkan

Latin:
Bismillāhi majrêhā wa mursāhā, inna rabbī lagafūrur raḥīm

Artinya:
“Dengan nama Allah, kami berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS Hud: 41)

Doa ini mengandung makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT selama perjalanan, baik saat berangkat maupun ketika tiba di tujuan.

Doa Musafir Termasuk Doa Mustajab

Dalam buku Fiqih Doa dan Dzikir Jilid 1 karya Syaikh Abdurrazaq bin Abdul Muhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa orang yang sedang dalam perjalanan disebut sebagai musafir. Seorang musafir dinilai menanggung berbagai kesulitan dan kelelahan, sehingga doanya tergolong doa yang mustajab.

Rasulullah SAW bersabda:

“Ada tiga doa yang mustajab dan tidak ada keraguan padanya: doa orang yang dizalimi, doa musafir, dan doa orang tua untuk anaknya.” (HR Abu Daud)

Mustajabnya doa seorang musafir disebabkan kondisi jiwa yang lebih luluh, penuh ketergantungan kepada Allah, serta menghadapi berbagai tantangan selama perjalanan.

Manfaat Membaca Doa bagi Muslim

BACA JUGA :  Bidadari dan Pasangan Surga: Bagaimana Islam Memandang Kebahagiaan Abadi bagi Laki-laki dan Perempuan?

Membaca doa memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan seorang muslim. Hal ini dijelaskan dalam buku Keutamaan Doa dan Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani. Beberapa manfaat doa di antaranya:

  • Dapat mengubah takdir dengan izin Allah
  • Menjadi senjata utama orang beriman
  • Membantu keberlangsungan hidup, baik masa lalu maupun masa depan
  • Menolak takdir buruk
  • Menyelamatkan diri dari musuh serta melancarkan rezeki

Adab Muslim ketika dalam Perjalanan

Selain membaca doa, Islam juga mengajarkan sejumlah adab yang perlu diperhatikan saat bepergian. Dalam buku Pelajaran Adab Islam 2 karya Suhendri, disebutkan beberapa adab perjalanan bagi muslim, antara lain:

  • Tidak bepergian sendirian
  • Membaca doa ketika memulai perjalanan
  • Pamit kepada keluarga, tetangga, atau kerabat
  • Bertakbir saat menanjak dan bertasbih ketika menurun
  • Membaca doa ketika kembali dari bepergian

Demikian doa naik kendaraan laut beserta penjelasan dan keutamaannya. Semoga doa ini dapat diamalkan dan menjadi wasilah keselamatan serta keberkahan selama perjalanan. Aamiin.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================