
BOGORTODAY.COM – Apakah boleh olahraga saat haid? Pertanyaan ini sering muncul karena menstruasi kerap membuat tubuh terasa nyeri, lelah, dan tidak nyaman. Tak sedikit yang memilih berhenti beraktivitas fisik karena khawatir olahraga justru memperparah keluhan.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Aktivitas fisik ringan hingga sedang justru dapat membantu meredakan berbagai gejala menstruasi, asalkan dilakukan dengan cara dan intensitas yang tepat.
Manfaat Olahraga Saat Menstruasi
Merangkum Health, Healthline, dan berbagai sumber kesehatan lainnya, perubahan fisik dan hormonal selama menstruasi dapat menimbulkan kram perut, nyeri, kembung, kelelahan, serta perubahan suasana hati. Olahraga ringan dapat membantu mengurangi sebagian besar keluhan tersebut.
Saat berolahraga, tubuh melepaskan endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami dan penambah suasana hati. Selain itu, olahraga membantu melancarkan aliran darah, mengurangi stres, dan menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Meski begitu, sebagian orang memang merasa lebih cepat lelah pada hari pertama atau kedua menstruasi. Hal ini wajar karena kadar hormon estrogen dan progesteron berada pada titik terendah.
Namun, menghindari aktivitas sepenuhnya tidak selalu membuat tubuh terasa lebih baik. Latihan ringan sering kali justru meningkatkan energi dan rasa nyaman.
Rekomendasi Olahraga Saat Haid
Jenis olahraga yang dianjurkan saat menstruasi adalah aktivitas yang tidak memberikan tekanan berlebihan pada tubuh dan tetap terasa nyaman. Beberapa pilihan yang sering direkomendasikan antara lain:
- Jalan kaki santai yang mudah dilakukan tanpa peralatan khusus
- Kardio ringan seperti joging pelan, bersepeda santai, atau berenang dengan durasi singkat
- Latihan kekuatan ringan dengan beban rendah atau gerakan sederhana
- Yoga, stretching, dan pilates yang membantu merilekskan otot serta mengurangi kram
Pada hari dengan perdarahan lebih banyak, sebagian orang merasa lebih nyaman berolahraga di rumah. Yang terpenting, dengarkan sinyal tubuh dan sesuaikan intensitas latihan sesuai kondisi.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Agar olahraga tetap aman dan bermanfaat saat menstruasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Hindari latihan berat atau berdurasi panjang jika tubuh terasa sangat lelah
- Jangan memaksakan diri ketika muncul pusing, mual, atau nyeri yang semakin berat
- Utamakan kenyamanan tubuh, bukan sekadar mengejar rutinitas
Gunakan produk menstruasi yang paling nyaman, seperti pembalut, tampon, menstrual cup, atau menstrual disk. Jika khawatir bocor, pilih produk dengan daya serap tinggi atau kombinasikan sesuai kebutuhan.
Setelah berolahraga, segera mandi dan ganti pakaian serta produk menstruasi. Pergerakan tubuh saat latihan dapat memicu sedikit bercak darah, meskipun menstruasi hampir selesai, dan hal ini tergolong normal.
Tidak ada larangan untuk berolahraga saat haid. Selama dilakukan dengan intensitas yang sesuai dan memperhatikan kondisi tubuh, olahraga justru dapat membantu meredakan keluhan menstruasi, meningkatkan mood, dan menjaga kebugaran.
Kunci utamanya adalah menyesuaikan jenis dan intensitas latihan, memberi tubuh waktu untuk pulih, serta mendengarkan kebutuhan tubuh sendiri. Dengan pendekatan yang tepat, masa menstruasi tetap bisa dilalui dengan lebih nyaman dan aktif.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















