
BOGORTODAY.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, tanpa disiplin, sistem pelayanan yang telah disiapkan tidak akan berjalan optimal dan berpotensi kehilangan arah.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo kepada petugas haji 2026 melalui sambutan tertulis yang dibacakan Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) dalam penutupan diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M sekaligus pengukuhan petugas haji di Lapangan Galaxy Makodau I Halim, Jakarta, Jumat (30/1/2026).
“Saya menekankan bahwa disiplin adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Disiplin dalam mematuhi regulasi, disiplin dalam menjalankan peran dan kewenangan, disiplin dalam waktu, serta disiplin dalam menjaga etika dan integritas,” ujar Gus Irfan membacakan pesan Prabowo yang turut disiarkan melalui YouTube Kementerian Haji dan Umrah RI.
Prabowo menilai, tanpa disiplin, sistem penyelenggaraan haji yang telah dirancang dengan baik tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada jemaah pun berisiko tidak terarah.
“Tanpa disiplin, sistem yang baik tidak akan bisa berjalan. Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan arah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar negara yang menyangkut kehormatan bangsa, kepercayaan umat, serta wibawa Indonesia di mata dunia internasional. Ia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, sehingga membutuhkan kesiapan matang, tata kelola yang tertib, dan kualitas layanan yang prima.
Menurut Prabowo, petugas haji berada pada posisi strategis karena menjadi representasi negara, baik di hadapan jemaah maupun masyarakat internasional. “Saudara-saudara adalah wajah negara di hadapan jemaah dan di hadapan dunia,” jelasnya.
Di tengah padatnya aktivitas dan beragam tantangan di Tanah Suci, Prabowo meminta para petugas tetap tenang, sigap, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa tugas petugas haji tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis semata.
“Pekerjaan ini memerlukan integritas, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa setiap tindakan berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan jemaah,” tuturnya.
Selain itu, Prabowo juga menekankan pentingnya etika dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, setiap bentuk bantuan dan sikap sabar yang ditunjukkan petugas merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.
“Setiap bantuan yang diberikan dan setiap kesabaran yang ditunjukkan adalah bagian dari tanggung jawab tersebut,” katanya.
Menutup sambutannya, Prabowo mengajak seluruh petugas haji untuk menjaga amanah dan nama baik Indonesia selama bertugas. “Saudara semua adalah wakil negara. Jaga nama baik Indonesia dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















