
‘Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah Bismillah), makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.’
Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Setelah selesai makan, umat Islam dianjurkan memuji Allah SWT yang telah memberikan makanan, minuman, serta kesehatan.
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Alhamdulillaahil ladzii ath‘amanaa wa saqaanaa wa ja‘alanaa minal muslimiin.
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk orang-orang muslim.”
Dalam riwayat hadits lain, membaca “Alhamdulillah” saja sudah mencukupi. Hal ini berdasarkan hadits dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنِ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا
Artinya:
“Sesungguhnya Allah Ta’ala sangat ridha kepada hamba-Nya yang mengucapkan tahmid (Alhamdulillah) setelah makan dan minum.”
(HR Muslim)
Doa Ketika Lupa Membaca Doa Makan
Manusia tidak luput dari lupa. Apabila seseorang teringat belum membaca doa di tengah-tengah makan, Rasulullah SAW mengajarkan bacaan berikut:
بِسْمِ اللهِ أَوَّلُهُ وَآخِرُهُ
Bismillaahi awwaluhu wa aakhiruhu.
Artinya:
“Dengan nama Allah pada awalnya dan akhirnya.”
Dengan membaca doa dan menerapkan adab makan sesuai tuntunan Rasulullah SAW, aktivitas makan tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mendatangkan keberkahan dan pahala.
Wallahu a‘lam.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















