Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Tahu Kuning dan Tahu Putih yang Perlu Diketahui

Tahu
Ilustrasi Tahu. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Tahu merupakan salah satu bahan pangan yang lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Selain mudah ditemukan dan harganya terjangkau, tahu juga fleksibel diolah menjadi beragam menu, mulai dari digoreng, dikukus, hingga dimasak berkuah. Kandungan proteinnya pun cukup tinggi karena berasal dari kedelai.

Meski tampak serupa, tahu tidak hanya hadir dalam satu jenis. Di pasaran, tahu kuning dan tahu putih kerap dijumpai berdampingan.

Namun, keduanya memiliki karakter yang berbeda, mulai dari proses pembuatan, tekstur, hingga hasil olahannya.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Mengutip dari berbagai sumber, berikut perbedaan tahu kuning dan tahu putih yang perlu diketahui agar tidak salah memilih saat memasak.

  1. Proses Pewarnaan

Tahu kuning mendapatkan warna khasnya dari proses perendaman dalam air garam dan kunyit. Tahap ini dilakukan setelah tahu dimasak dan dicetak.

Selain memberikan warna kuning alami, proses perendaman tersebut juga memengaruhi rasa serta struktur tahu.

Sebaliknya, tahu putih tidak melalui proses perendaman tambahan. Setelah sari kedelai digumpalkan, dicetak, dan dipadatkan, tahu putih langsung siap dipasarkan. Karena tanpa bahan tambahan, warnanya tetap putih pucat dengan rasa yang lebih netral.

  1. Tekstur dan Kandungan Air
BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Tahu kuning memiliki tekstur yang lebih padat dan kenyal dengan kandungan air yang lebih rendah. Hal ini disebabkan adonan tahu kuning dipres menggunakan alat berat selama kurang lebih 15 menit. Pori-porinya relatif kecil sehingga tidak mudah hancur saat dipotong maupun digoreng.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================