
“Dengan cara mencolok mata Habib Bahar dengan tangannya, namun ditangkis sehingga terjadi kegaduhan,” ujar Ichwan.
Kejadian itu memicu kemarahan massa yang kemudian menyerang anggota PWILS tersebut. Anggota itu lalu diamankan oleh pengawal Habib Bahar untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Ichwan menerangkan, pelapor tidak menyaksikan pengeroyokan tersebut karena jamaah laki-laki dan perempuan dipisahkan. Pengeroyokan yang dilakukan massa secara spontan itu dipicu isi percakapan di grup PWILS.
Telepon genggam merek Vivo berwarna biru tua milik korban telah diserahkan kepada Polsek Cipondoh Resor Metro Tangerang Kota dengan tanda terima nomor STP/420/IX/2025/Reskrim tertanggal 22 September 2025.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















