
Sasis Ladder Frame dan RWD Masih Dibutuhkan
Selain mesin diesel, faktor lain yang membuat Innova Reborn tetap diminati adalah penggunaan sasis ladder frame dan penggerak roda belakang (RWD). Berbeda dengan Innova Zenix yang telah beralih ke sasis monokok dan penggerak roda depan (FWD).
Bagi sebagian konsumen, terutama di daerah, konfigurasi RWD dianggap lebih tangguh dan andal.
“Penggerak roda belakang juga buat banyak kebutuhan masyarakat yang ingin bisa tanjakan, bawa beban berat,” jelas Henry.
Karena alasan tersebut, Toyota hingga kini belum memiliki rencana untuk menghentikan penjualan Innova Reborn, mengingat peminatnya masih terbilang stabil.
Harga dan Penjualan
Mengacu situs resmi Toyota Indonesia, Innova Reborn G MT dibanderol Rp417,8 juta, sementara versi G AT dijual Rp438,7 juta. Sebagai perbandingan, Innova Zenix dipasarkan dengan harga mulai Rp437,3 juta hingga Rp629,8 juta, tergantung varian.
Dari sisi penjualan, distribusi Kijang Innova sepanjang 2025 tercatat 61.164 unit. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi Innova Reborn mencapai 30.508 unit, sementara Innova Zenix sedikit lebih tinggi dengan 30.656 unit.
Angka tersebut menunjukkan bahwa, meski berstatus model lama, Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki posisi kuat dan belum tergeser sepenuhnya oleh generasi terbaru.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















