Toyota Kijang Innova Reborn Masih Digemari, Mesin Diesel dan RWD Jadi Daya Tarik Utama

BOGORTODAY.COM Toyota Kijang Innova Reborn masih menunjukkan taringnya di pasar otomotif Indonesia, meski Kijang Innova Zenix telah eksis sejak 2022 sebagai generasi terbaru.

MPV bermesin diesel yang kini hanya tersedia dalam satu varian ini tetap menjadi pilihan banyak konsumen, terutama di luar Pulau Jawa.

Fenomena ini terbilang menarik. Pasalnya, Toyota menghadirkan Innova Zenix dengan berbagai pembaruan, mulai dari desain modern, fitur lebih lengkap, hingga teknologi yang lebih ramah lingkungan. Namun di lapangan, Innova Reborn nyatanya belum kehilangan penggemar setianya.

Wakil Presiden Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap Innova Reborn masih cukup tinggi. Menurutnya, konsumen memiliki ketertarikan kuat pada karakter mesin dan konstruksi kendaraan yang ditawarkan model ini.

“Innova Reborn saat ini banyak diminati, khususnya oleh masyarakat yang berdomisili di luar Pulau Jawa,” ujar Henry di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Mesin Diesel dan Torsi Besar Jadi Andalan

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

Salah satu faktor utama yang membuat Innova Reborn tetap bersinar adalah penggunaan mesin diesel. Saat ini, Toyota hanya menjual Innova Reborn dalam dua pilihan, yakni G MT dan G AT.

Mobil ini dibekali mesin diesel 2GD-FTV 4 silinder segaris, 16 valve DOHC with VNT Intercooler berkapasitas 2.500 cc. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 149 PS pada 3.400 rpm serta torsi puncak 36,7 kgm pada 1.200–2.600 rpm.

“Karena mungkin torsinya lebih tinggi,” kata Henry.

Karakter torsi besar ini dinilai sangat cocok untuk kondisi jalan tertentu, terutama di daerah dengan kontur menanjak atau kebutuhan membawa beban berat.

Sasis Ladder Frame dan RWD Masih Dibutuhkan

Selain mesin diesel, faktor lain yang membuat Innova Reborn tetap diminati adalah penggunaan sasis ladder frame dan penggerak roda belakang (RWD). Berbeda dengan Innova Zenix yang telah beralih ke sasis monokok dan penggerak roda depan (FWD).

Bagi sebagian konsumen, terutama di daerah, konfigurasi RWD dianggap lebih tangguh dan andal.

BACA JUGA :  Tiga Toko Miras Ilegal di Cileungsi Bogor Diganyang Satpol PP

“Penggerak roda belakang juga buat banyak kebutuhan masyarakat yang ingin bisa tanjakan, bawa beban berat,” jelas Henry.

Karena alasan tersebut, Toyota hingga kini belum memiliki rencana untuk menghentikan penjualan Innova Reborn, mengingat peminatnya masih terbilang stabil.

Harga dan Penjualan

Mengacu situs resmi Toyota Indonesia, Innova Reborn G MT dibanderol Rp417,8 juta, sementara versi G AT dijual Rp438,7 juta. Sebagai perbandingan, Innova Zenix dipasarkan dengan harga mulai Rp437,3 juta hingga Rp629,8 juta, tergantung varian.

Dari sisi penjualan, distribusi Kijang Innova sepanjang 2025 tercatat 61.164 unit. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi Innova Reborn mencapai 30.508 unit, sementara Innova Zenix sedikit lebih tinggi dengan 30.656 unit.

Angka tersebut menunjukkan bahwa, meski berstatus model lama, Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki posisi kuat dan belum tergeser sepenuhnya oleh generasi terbaru.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================