Waspada, Ini Suplemen yang Bisa Meningkatkan Tekanan Darah

BOGORTODAY.COM – Mengelola tekanan darah merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah komplikasi serius seperti stroke maupun penyakit jantung.

Salah satu cara yang kerap dilakukan masyarakat adalah dengan mengatur asupan nutrisi, termasuk mengonsumsi suplemen.

Suplemen dikenal sebagai produk nutrisi tambahan yang berfungsi melengkapi kebutuhan gizi harian. Banyak orang mengonsumsinya karena dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki kondisi kesehatan. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua suplemen aman, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi.

Melansir Health, sejumlah suplemen justru dapat memberikan efek negatif terhadap tekanan darah. Berikut beberapa di antaranya yang perlu diwaspadai.

  1. Vitamin D (dosis tinggi)

Vitamin D memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan tulang hingga mendukung sistem imun. Secara alami, vitamin ini dapat diperoleh dari paparan sinar matahari. Meski demikian, banyak orang memilih mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Sayangnya, konsumsi vitamin D dalam dosis tinggi dapat berdampak buruk bagi tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dosis vitamin D lebih dari 10.000 IU per hari berisiko memicu hiperkalsemia, yaitu kondisi kelebihan kalsium dalam darah. Dalam jangka panjang, hiperkalsemia dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

Selain itu, vitamin D dosis tinggi juga dapat berinteraksi dengan obat diuretik yang sering digunakan untuk mengobati hipertensi. Interaksi ini membuat tubuh kesulitan membuang kelebihan kalsium, sehingga tekanan darah berpotensi meningkat kembali.

  1. Akar manis (licorice)

Akar manis telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi gangguan paru-paru, masalah hati, hingga mempercepat penyembuhan luka. Namun, suplemen yang mengandung akar manis perlu diwaspadai oleh penderita hipertensi.

Akar manis mengandung asam glisirizik (glycyrrhizic acid/GA), senyawa yang diketahui dapat meningkatkan tekanan darah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sekitar 100 mg GA per hari sudah cukup untuk memicu kenaikan tekanan darah.

Tak hanya itu, suplemen yang mengandung GA juga dapat berinteraksi dengan obat penurun tekanan darah. Akibatnya, efektivitas obat bisa menurun dan risiko efek samping justru meningkat.

  1. Arnica
BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Arnica merupakan tanaman berbunga dari keluarga bunga matahari yang sering digunakan untuk mengatasi memar, peradangan, dan pembengkakan. Biasanya, arnica digunakan secara topikal atau dioleskan langsung ke kulit.

Namun, para ahli tidak merekomendasikan konsumsi arnica secara oral atau diminum. Arnica yang dikonsumsi melalui mulut dapat menimbulkan efek samping serius, termasuk peningkatan tekanan darah dan gangguan pada jantung.

Pentingnya Konsultasi Sebelum Mengonsumsi Suplemen

Meskipun suplemen sering dianggap aman karena dijual bebas, penggunaannya tetap perlu kehati-hatian, terutama bagi penderita tekanan darah tinggi. Setiap orang memiliki kondisi tubuh dan riwayat kesehatan yang berbeda.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis sebelum mengonsumsi suplemen tertentu. Langkah ini penting agar manfaat yang diperoleh optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Bagi Halaman

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================