
BOGORTODAY.COM – Umrah merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan penting dalam Islam dan dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun.
Berbeda dengan haji yang terikat waktu tertentu, umrah memberi keleluasaan bagi umat Islam untuk menunaikannya sesuai kemampuan.
Namun, berdasarkan sejumlah hadits, umrah yang dilakukan pada bulan Ramadan memiliki keutamaan yang lebih besar dibandingkan waktu lainnya. Lantas, apa yang membuat umrah di bulan suci ini begitu istimewa?
Pengertian Umrah dalam Islam
Pelaksanaan umrah memiliki ketentuan fikih yang jelas, mulai dari hukum, syarat, rukun, hingga larangan-larangan yang harus diperhatikan agar ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat.
Dalam kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu karya Wahbah az-Zuhaili dijelaskan bahwa secara bahasa, umrah berarti ziarah atau berkunjung. Ada pula pendapat yang menyebutkan bahwa umrah berarti pergi ke suatu tempat yang berpenghuni. Sementara menurut istilah syariat, umrah adalah pergi ke Ka’bah untuk menunaikan ibadah berupa tawaf dan sa’i.
Para ulama berbeda pendapat terkait frekuensi pelaksanaan umrah. Mazhab Syafi’i, Hambali, dan Hanafi membolehkan umrah dilakukan berkali-kali dalam setahun. Adapun mazhab Maliki memakruhkan pelaksanaan umrah berulang kali dalam satu tahun.
Salah satu dalil tentang keutamaan umrah diriwayatkan dari Abu Hurairah RA:
الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةً لِمَا بَيْنَهُمَا
Artinya: “Umrah hingga umrah berikutnya menjadi penghapus dosa-dosa yang dilakukan antara keduanya.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Alasan Umrah di Bulan Ramadan Setara Ibadah Haji
Keutamaan umrah di bulan Ramadan memiliki landasan kuat dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Dalam buku Setia (Selagi Engkau Taat dan Ingat Allah) karya Yasir Husain dijelaskan bahwa umrah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan memperoleh pahala yang setara dengan ibadah haji dari sisi ganjarannya.
Hal ini bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA. Ia menuturkan bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada seorang wanita mengenai alasan tidak ikut berhaji bersama beliau:
مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحْجِي مَعَنَا
Artinya: “Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?”
Wanita tersebut menjawab bahwa dirinya tidak dapat berhaji karena harus mengurus unta yang digunakan oleh suami dan anaknya. Rasulullah SAW kemudian bersabda:
فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِي فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ حجة
Artinya: “Jika Ramadan tiba, berumrahlah saat itu, karena umrah di bulan Ramadan senilai dengan haji.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Sahih Muslim menjelaskan bahwa yang dimaksud setara dengan haji adalah dari sisi pahala, bukan menggugurkan kewajiban haji. Artinya, umrah di bulan Ramadan tidak dapat menggantikan kewajiban haji bagi yang telah mampu.
Keutamaan umrah juga ditegaskan dalam hadits lain:
“Umrah satu ke umrah yang lain menjadi penebus dosa di antara keduanya, dan tidak ada balasan bagi haji yang mabrur selain surga.”
(HR Bukhari dan Muslim)
Para ulama sepakat bahwa umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun. Namun, umrah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan karena dilakukan di waktu yang mulia dan di tempat yang suci. Oleh karena itu, umrah di bulan Ramadan sangat dianjurkan (mustahab) berdasarkan riwayat-riwayat sahih.
Tips Menjalankan Umrah di Bulan Ramadan
Agar ibadah berjalan lancar dan optimal, berikut beberapa tips menjalankan umrah di bulan Ramadan yang dikutip dari buku Umrah Sambil Belajar Sirah Menapak Tilas Sejarah Rasulullah karya Hepi Andi Bastoni:
- Melakukan Latihan Fisik Secara Teratur
Ibadah umrah memerlukan stamina yang baik karena melibatkan banyak aktivitas fisik. Latihan ringan seperti berjalan kaki atau jogging dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. - Menjaga Daya Tahan Tubuh
Perhatikan asupan nutrisi saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan bergizi, cukup cairan, serta vitamin bila diperlukan agar tubuh tetap bugar selama beribadah. - Berkonsultasi dengan Tenaga Medis
Bagi jemaah dengan riwayat penyakit tertentu, disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat dan menyiapkan obat-obatan pribadi. - Memahami Tata Cara Umrah
Pemahaman tentang rukun, wajib, dan larangan umrah sangat penting agar ibadah sah dan sesuai tuntunan syariat. - Membiasakan Diri dengan Amalan Kebaikan
Menjelang keberangkatan, perbanyak ibadah seperti salat sunnah, zikir, dan membaca Al-Qur’an agar terbiasa menjaga kualitas ibadah di Tanah Suci. - Menyelesaikan Urusan Pribadi Sebelum Berangkat
Dianjurkan untuk memperbanyak tobat, meminta maaf kepada sesama, melunasi utang, serta memastikan biaya perjalanan berasal dari sumber yang halal.
Dengan persiapan fisik, mental, dan spiritual yang matang, umrah di bulan Ramadan dapat menjadi pengalaman ibadah yang penuh keberkahan dan bernilai besar di sisi Allah SWT.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















