Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran PT Delima Jaya, Dugaan Awal Instalasi Listrik Bermasalah

BOGORTODAY.COM – Amuk si jago merah melalap area lantai dua pabrik karoseri legendaris, PT Delima Jaya, di Jalan KH Sholeh Iskandar, Kota Bogor, pada Jumat (6/2/2026) pagi.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB ini menghanguskan sejumlah ruangan vital, mulai dari ruang keuangan hingga ruang desain perusahaan.

Peristiwa ini membuat aktivitas pabrik terhenti sementara dan memicu kepanikan karyawan serta warga sekitar.

Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari area pabrik dan sempat mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalur utama Sholeh Iskandar.

BACA JUGA :  Semarakkan HJB ke-544, Perumda PPJ Gelar Bazar Ekonomi Kerakyatan Sepekan Penuh di Blok F Trade Center

Untuk mencegah api meluas, tim pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bogor langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas berhasil mengendalikan api. Saat ini, tim damkar masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa di antara puing-puing bangunan.

Petugas di lapangan menduga kebakaran dipicu oleh gangguan pada instalasi listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan.

“Indikasi awal mengarah ke korsleting listrik. Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama kepolisian setelah proses pendinginan benar-benar selesai,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibuluh.

BACA JUGA :  Kemnaker Catat 23.470 Pekerja Terkena PHK hingga Mei 2026, Lebih Rendah dari Tahun Lalu

Akibat kebakaran tersebut, kerusakan di area pabrik dilaporkan cukup parah. Sejumlah material karoseri dan bagian bangunan tidak dapat diselamatkan. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Total kerugian material belum diketahui, namun petugas pemadam kebakaran masih melakuka pendataan.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar sempat ditutup sementara oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk memudahkan proses pemadaman. Setelah situasi dinyatakan aman, lalu lintas kembali dibuka secara bertahap.

Bagi Halaman

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================