Riksa Wisesa, Menelusuri Jejak Pusaka Pajajaran Melalui Pameran Keris dan Kujang di Bogor

Tanah Sunda ini, lanjut Fadli Zon, memiliki banyak sekali sejarah, namun belum sepenuhnya terinformasikan dan terkumpul secara terintegrasi.

“Selain itu, ke depan kita juga bisa mengembangkan ini dengan ekspresi budaya lain, seperti wayang, angklung, dan banyak lagi yang sudah menjadi bagian dari warisan budaya tak benda. Dengan demikian kita akan mempunyai satu ruang pamer yang utuh. Sekarang ini baru tahap awal yang menjadi bagian dari etalase kujang dan keris Pasundan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Sering Kram Kaki? Waspadai 7 Penyakit Ini sebagai Penyebabnya

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon beserta jajaran dalam mendukung pendirian Museum Pajajaran.

“Tidak hanya mengukir sejarah, karena memang tempatnya juga bersejarah. Kita punya Prasasti Batutulis sebagai pertanda atau lambang bahwa memang di sinilah berkembang sebuah pusat kebudayaan dan kesenian masyarakat Sunda yang dikenal maju dan berkembang, tidak hanya di bidang pertanian, tetapi juga di semua bidang,” ungkap Dedie Rachim.

BACA JUGA :  Mitra MBG Tuntut Kepala BGN Baru Perkuat Regulasi dan Tata Kelola

Dengan dukungan dari Kementerian Kebudayaan ini, Prasasti Batutulis dan Museum Pajajaran yang sudah terintegrasi akan menjadi tempat pembelajaran bagi generasi mendatang.

“Sehingga generasi muda ini lebih mengenal lagi budaya Sunda, kesenian Sunda, serta berbagai hasil yang telah dihadirkan oleh para tokoh hebat di masa lalu,” tutup Dedie Rachim.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================