190 Penerima Bansos di Citeureup Putus Sekolah

Dari 190 anak putus sekolah tersebut, timnya baru mampu membantu 25 orang untuk mengikuti program Paket B dan C. Taufik meminta pemerintah daerah memprioritaskan program pembangunan sumber daya manusia, khususnya kesempatan belajar bagi anak tidak mampu.

BACA JUGA :  Bogor Nanjeur, Harapan HJB Ke-544 untuk Kota Bogor yang Lebih Maju

Ia menilai pembangunan SDM saat ini lebih mendesak dibandingkan pembangunan fisik. Menurut Taufik, tingginya angka kemiskinan di daerah tersebut salah satunya dipicu rendahnya kualitas SDM akibat putus sekolah

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================