
Air Biru di Dasar Sinkhole
Salah satu hal yang paling mencuri perhatian tim Badan Geologi adalah keberadaan air berwarna biru di dasar sinkhole. Warna air tersebut menyerupai cenote, lubang alami berisi air yang umumnya ditemukan di kawasan bentang alam kars.
Tim juga melakukan pengukuran tingkat keasaman air (pH) di lokasi. Hasilnya menunjukkan pH air berada pada kategori agak asam hingga netral, yang menambah keunikan karakter sinkhole tersebut.
“Karena keunikan ini, Badan Geologi menamainya dengan sinkhole Situjuah,” kata Taufiq.
Faktor Penyebab Sinkhole Situjuah
Secara umum, kemunculan sinkhole di Situjuah dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu:
- Kelimpahan air, baik dari curah hujan maupun air tanah
- Stabilitas tanah, yang sangat dipengaruhi oleh jenis material vulkanik yang relatif mudah terkikis
Kombinasi kedua faktor ini mempercepat proses erosi internal dan meningkatkan risiko runtuhnya tanah.
Pentingnya Pemantauan Geologi
Fenomena sinkhole Situjuah menjadi perhatian khusus karena memperkaya pemahaman ilmiah tentang variasi bentuk dan proses terbentuknya sinkhole di Indonesia.
Kejadian ini juga menegaskan pentingnya pemantauan geologi di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami amblesan tanah serupa.
Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan langkah mitigasi dan pengurangan risiko dapat dilakukan lebih dini untuk melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















