
“Saat akan menormalisasi aliran ke jalur Ciawi, Tajur, dan Dekeng, ternyata terjadi kebocoran lagi pada pipa PPC dengan diameter yang sama, sekitar 400 milimeter. Lokasinya berbeda dari kebocoran sebelumnya,” jelas Nasrul.
Untuk meminimalisasi dampak gangguan layanan, Perumda Tirta Pakuan melakukan rekayasa aliran dengan mengubah jalur distribusi air dari Reservoir Rancamaya ke sejumlah wilayah terdampak.
“Kami sempat lakukan rekayasa aliran. Jalur yang sebelumnya dari Tangkil ke Ciawi, sekarang kami alihkan dari Reservoir Rancamaya. Sementara aliran dari Tangkil kami arahkan ke wilayah Dekeng. Ini agar air tidak melewati titik kebocoran,” terangnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi gangguan distribusi air kepada pelanggan selama proses perbaikan berlangsung.
“Dengan rekayasa ini, kami berharap gangguan layanan tidak terlalu signifikan bagi pelanggan. Setelah perbaikan di titik kedua selesai, normalisasi bisa dilakukan lebih cepat,” ucapnya.
Masih kata Nasrul, pekerjaan telah selesai dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB. Sehingga saat ini, aliran air mulai dibuka kembali secara bertahap.
“Petugas terus melanjutkan proses normalisasi untuk mempercepat proses pemulihan jaringan di wilayah terdampak. Saat ini, aliran air mulai dibuka kembali secara bertahap. Petugas kami masih terus melakukan proses normalisasi guna mempercepat pemulihan jaringan ke rumah pelanggan. Terima kasih atas kesabarannya,” pungkas Nasrul.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















