Hukum Sholat Subuh Kesiangan dan Bacaan Niat Qadha yang Perlu Diketahui

Dalam hadits lain disebutkan:

“Siapa yang mendapatkan satu rakaat sholat Subuh sebelum terbit matahari, maka ia telah mendapati sholat Subuh.” (HR Bukhari)

Berdasarkan hadits tersebut, waktu sholat Subuh dimulai sejak terbit fajar shadiq dan berakhir ketika matahari terbit.

Bacaan Niat Sholat Subuh Kesiangan (Qadha)

Sholat Subuh yang terlewat tetap dilaksanakan dua rakaat seperti biasa. Perbedaannya terletak pada niat, yaitu dengan menyebutkan qadha.

Berikut bacaan niatnya:

Arab:
أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاءً لله تعالى

BACA JUGA :  Nadiem Makarim Sampaikan Pledoi di Sidang Kasus Chromebook, Tegaskan Tidak Terlibat Kebijakan Pengadaan

Latin:
Usholli fardhos subhi rok‘ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillahi ta‘ala

Artinya:
“Saya niat sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat, qadha karena Allah Ta’ala.”

Pelaksanaannya sama seperti sholat Subuh pada waktunya, baik dari segi jumlah rakaat maupun tata caranya.

Peringatan Agar Tidak Lalai

Meski sholat yang terlewat tetap bisa diganti, seorang muslim hendaknya tidak meremehkan waktu sholat. Jika sering kesiangan tanpa alasan yang dibenarkan, hal itu bisa termasuk sikap lalai.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Menguat, Naik Rp11.000 per Gram pada Perdagangan 5 Juni 2026

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Ma’un ayat 4–5:

“Maka celakalah orang-orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai dari sholatnya.”

Karena itu, penting untuk menjaga disiplin waktu, memasang alarm, tidur lebih awal, dan membiasakan diri bangun sebelum Subuh agar dapat menunaikan sholat tepat waktu.

Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa menjaga sholat dan tidak lalai dalam menjalankan kewajiban kepada Allah SWT.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================