BOGORTODAY.COM – Menjaga pikiran tetap sehat tak cukup hanya dengan istirahat yang cukup dan mengelola stres. Apa yang Anda konsumsi setiap hari juga berperan besar dalam menentukan suasana hati, konsentrasi, bahkan risiko gangguan mental.
Sejumlah penelitian menunjukkan, makanan untuk kesehatan mental dapat membantu menstabilkan mood, meningkatkan fokus, hingga menurunkan risiko depresi. Hal ini berkaitan dengan konsep gut-brain axis, yaitu hubungan erat antara usus dan otak.
Nutrisi tertentu bahkan berperan langsung dalam produksi hormon kebahagiaan seperti serotonin dan dopamin.
Lalu, apa saja pilihan terbaiknya? Berikut lima makanan yang patut masuk daftar belanja Anda.
- Ikan Berlemak Kaya Omega-3
Salmon, sarden, dan makarel merupakan sumber asam lemak omega-3 yang tinggi. Kandungan ini terbukti membantu mengurangi gejala depresi, skizofrenia, ADHD, hingga memperlambat penurunan fungsi kognitif akibat penuaan.
Penelitian yang diterbitkan dalam Archives of Neurology pada 2005 menemukan, orang berusia 65 tahun yang rutin mengonsumsi ikan dua kali seminggu selama enam tahun mengalami penurunan fungsi kognitif 13 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang makan ikan.
Omega-3 berperan dalam produksi neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin, zat kimia otak yang mengatur suasana hati. Tak heran jika ikan sering disebut sebagai salah satu makanan terbaik untuk kesehatan mental.
- Gandum Utuh
Karbohidrat merupakan bahan bakar utama tubuh, tetapi jenisnya perlu diperhatikan. Karbohidrat sederhana memang cepat diolah, namun dapat memicu lonjakan gula darah yang berdampak pada perubahan mood secara drastis.
Sebaliknya, karbohidrat kompleks seperti whole grain atau gandum utuh dicerna lebih lambat dan memberikan energi yang stabil. Selain kaya serat, gandum utuh membantu menjaga keseimbangan gula darah yang berpengaruh pada kestabilan emosi.
Asupan gula berlebih juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kecemasan dan depresi. Mengganti nasi putih atau roti putih dengan gandum utuh bisa menjadi langkah sederhana untuk mendukung kesehatan psikologis.
- Sayuran Hijau
Bayam, sawi, brokoli, hingga lobak kaya akan asam folat dan vitamin B. Nutrisi ini berperan penting dalam produksi hormon pengatur suasana hati.
Kekurangan folat dan vitamin B sering dikaitkan dengan risiko depresi, kelelahan, serta gangguan tidur. Asam amino dalam sayuran hijau juga mendukung fungsi otak yang optimal.
Menambahkan sayuran hijau dalam menu harian bukan hanya baik untuk jantung dan pencernaan, tetapi juga penting sebagai bagian dari pola makan yang menunjang kesehatan mental secara menyeluruh.
- Buah Beri
Blueberry dan stroberi dikenal sebagai sumber antioksidan tinggi. Penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan konsumsi jus blueberry liar membantu meningkatkan fungsi memori pada orang dewasa.
Laporan lain dalam Journal of Nutrition menyebutkan kandungan antioksidan dalam buah beri dapat membantu menurunkan stres oksidatif, memperlambat penuaan sel otak, dan meningkatkan daya tangkap.
Rasanya yang segar sekaligus manfaatnya bagi otak membuat buah beri cocok dijadikan camilan sehat harian.
- Yogurt dan Makanan Fermentasi
Yogurt, kimchi, kefir, tempe, dan tahu mengandung probiotik atau bakteri baik seperti Lactobacillus. Bakteri ini membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus.
Kesehatan usus sangat berpengaruh pada produksi serotonin dan dopamin. Jika kadar hormon ini rendah, suasana hati bisa menjadi murung dan mudah cemas.
Mengonsumsi probiotik secara rutin dapat membantu meredakan gejala depresi dan kecemasan, sekaligus melindungi fungsi otak dari kerusakan.
Menjaga kesehatan mental bukan hanya soal terapi atau manajemen stres, tetapi juga tentang apa yang Anda konsumsi setiap hari.
Dengan memilih makanan yang tepat—mulai dari ikan berlemak, gandum utuh, sayuran hijau, buah beri, hingga yogurt—Anda telah mengambil langkah sederhana namun berarti untuk merawat pikiran agar tetap sehat, seimbang, dan lebih bahagia.
Bagi HalamanEditor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















