
“Strategi ekonomi kami sangat terfokus. Pertama, kami ingin memiliki kemampuan untuk mempertahankan pertumbuhan. Namun, kami perlu mengendalikan ekonomi dalam arti mengontrol penggunaan sumber daya alam kami secara sehat,” jelasnya.
Tantangan Struktural dan Tata Kelola
Meski optimistis, Prabowo mengakui masih terdapat sejumlah kelemahan struktural yang perlu dibenahi, termasuk persoalan tata kelola, korupsi, dan lemahnya kinerja institusi.
Ia menyoroti praktik penyelundupan dan kegiatan ekonomi ilegal, mulai dari pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, hingga korporasi yang mengelola perkebunan di kawasan hutan lindung. Menurutnya, praktik-praktik tersebut telah lama menjadi masalah dan harus dihadapi secara tegas.
“Saya tidak ingin menyerahkan kedaulatan pemerintah Indonesia kepada kartel-kartel ilegal yang terus menyebabkan hilangnya pendapatan negara yang seharusnya menjadi hak pemerintah dan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Pemerintah, lanjut Prabowo, telah menghitung besarnya kerugian akibat tata kelola yang lemah dan salah urus ekonomi. Angkanya disebut sangat besar dan menjadi alasan kuat perlunya pembenahan struktural secara menyeluruh.
Dorongan Reformasi untuk Pertumbuhan Lebih Tinggi
Pembenahan tata kelola dan pemberantasan praktik ilegal dinilai sebagai bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.
Dengan kombinasi arus investasi yang kuat, pengelolaan sumber daya alam yang bijak, serta reformasi struktural, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia dapat tumbuh lebih pesat dalam beberapa tahun ke depan.
“Kami menghitung kerugian akibat tata kelola yang lemah dan salah urus ekonomi ini sangatlah besar,” pungkas Prabowo.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















