
Zinc bisa diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, daging, serta gandum utuh.
- Vitamin D
Vitamin D dikenal sebagai vitamin larut lemak yang juga berperan seperti hormon dalam tubuh.
Selain penting untuk kesehatan tulang dan sistem imun, vitamin D turut memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.
Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan berbagai kondisi kerontokan rambut, termasuk alopecia areata. Paparan sinar matahari pagi dan konsumsi makanan tertentu dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin ini.
- Vitamin C
Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi. Karena itu, orang yang mengalami kerontokan akibat kekurangan zat besi disarankan mencukupi asupan vitamin C.
Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan perubahan pada rambut, seperti:
- Rambut berbentuk spiral atau terpelintir
- Hiperkeratosis folikel (penumpukan keratin pada folikel rambut)
- Rambut bengkok di beberapa bagian
- Folat (Vitamin B9)
Folat termasuk kelompok vitamin B yang penting untuk produksi DNA, asam amino, dan keratin—protein utama pembentuk rambut.
Kekurangan folat dapat mengganggu pertumbuhan rambut dan memicu kerontokan.
Pentingnya Asupan Nutrisi Seimbang
Menjaga pola makan bergizi seimbang adalah langkah utama untuk mencegah kerontokan akibat kekurangan nutrisi.
Sumber makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, telur, ikan, dan daging tanpa lemak dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
Jika kerontokan berlanjut atau semakin parah, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Pemeriksaan darah mungkin diperlukan untuk mengetahui apakah ada kekurangan nutrisi tertentu.
Dengan asupan yang cukup dan gaya hidup sehat, rambut dapat tumbuh lebih kuat, sehat, dan berkilau.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















