Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi

Gangguan Mental
Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM Gangguan mental terkadang sulit untuk dideteksi. Gejalanya kerap samar dan sering disalahartikan sebagai kelelahan biasa, stres sementara, atau perubahan suasana hati yang wajar.

Karena itu, selain memahami tanda-tanda awalnya, penting juga untuk mengenali berbagai jenis gangguan mental sedini mungkin.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, sempat menyebut sekitar 28 juta warga Indonesia diperkirakan mengalami gangguan jiwa pada Senin (19/1/2026).

Angka tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan kesehatan mental bukanlah isu sepele dan dapat dialami siapa saja, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Apa Itu Gangguan Mental?

Secara medis, gangguan mental adalah kondisi ketika seseorang mengalami perubahan signifikan pada emosi, pola pikir, atau perilaku.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Perubahan ini cukup berat hingga mengganggu hubungan sosial, pekerjaan, pendidikan, bahkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Berikut beberapa jenis gangguan mental yang paling umum dan penting untuk dikenali sejak dini:

  1. Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)

Gangguan kecemasan merupakan salah satu gangguan mental yang paling banyak dialami masyarakat.

Kondisi ini ditandai dengan rasa cemas, takut, atau khawatir berlebihan yang berlangsung terus-menerus dan sulit dikendalikan.

Penderitanya dapat mengalami gejala fisik seperti:

  • Jantung berdebar
  • Napas pendek
  • Sulit tidur
  • Sulit berkonsentrasi

Dalam banyak kasus, kecemasan muncul tanpa pemicu yang jelas dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, baik di sekolah, tempat kerja, maupun dalam kehidupan sosial.

  1. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD sering dikaitkan dengan anak-anak, tetapi kondisi ini juga dapat berlanjut hingga dewasa.

Gangguan ini ditandai dengan:

  • Kesulitan memusatkan perhatian
  • Perilaku impulsif
  • Aktivitas berlebihan yang sulit dikontrol

Pada orang dewasa, ADHD bisa muncul dalam bentuk sulit fokus, mudah terdistraksi, manajemen waktu yang buruk, serta kesulitan menyelesaikan tugas. Jika tidak ditangani, ADHD dapat memengaruhi prestasi akademik, karier, dan hubungan sosial.

  1. Depresi

Depresi bukan sekadar merasa sedih. Depresi ditandai dengan perasaan murung yang menetap, kehilangan minat terhadap aktivitas yang sebelumnya disukai, serta kelelahan berkepanjangan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================